PK,.Yogya
Barat. Selasa pagi (03/04/18), bertempat di halaman Kantor Pemerintah
Daerah Kabupaten Kulon Progo, telah dilaksanakan Upacara Peringatan HUT
Satpol PP ke 68 dan Satlinmas ke 56 Tahun 2018.
1. Bupati Kulon Progo, dr. H Hasto Wardoyo Sp.OG(k)
2. Wakil Bupati Kulon Progo, Drs H Sutedjo
3. Wakil Ketua II DPRD Kab Kulon Progo, Lajiyo Yok Mulyono
4. Komandan Kodim 0731/KP, Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman S.Sos MM
5. Kapolres Kulon Progo, AKBP Anggara Nasution SH SIK
7. Sekretaris Pengadilan Negeri Wates, Sulistyo SH
8. Danki II Den B Por Brimobda DIY, Iptu Teguh
9. Kadis Ops Satuan Radar 215, Kapten Lek Supratman
10. Dan Pos AL Karangwuni, Peltu Ali Sarjoko.
11. Para Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Kulon Progo
12. Para Kepala Satuan Polisi Pamong Praja wilayah DIY dan Kedu Jawa Tengah.
13. Para Camat se Kabupaten Kulon Progo.
Bertindak
selaku Inspektur Upacara, Bupati Kulon Progo, dr H Hasto Wardoyo
Sp.OG(k). Dengan Komandan Upacara, Kasi Dal Ops Satuan Polisi Pamong
Praja Kabupaten Kulon Progo, Sartono S.Sos. Untuk Perwira Upacara
dipegang oleh, Kabid Penegakan Perda Satuan Polisi Pamong Praja
Kabupaten Kulon Progo, Supriyono S.IP.
Pada upacara ini, Peserta Upacara terdiri dari:
- 1 SST Pasukan Pengibar Lambang Kesatuan.
- 1 SST Korsik/Genderang Sangkakala Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja Kab Kulon Progo dan Kodim 0731/KP
- 1 SST Prajurit Kodim 0731/KP.
- 1 SST Polisi Polres Kulon Progo.
- 1 SST Satuan Polisi Pamong Praja Kulon Progo
- 1 SST Dishub, Kulon Progo
- 1 SST ASN/PNS Pemkab Kulon Progo
- 1 SST SAR Satlinmas (Reschue Istimewa)
- 1 SST Satuan Linmas
Inti dari Amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, antara lain mengaris bawahi:
a.
Perayaan ulang tahun kali ini bertepatan dengan tahun politik. Di tahun
ini, ada dua agenda besar Nasional yang akan digelar, yakni pemilihan
Kepala Daerah serentak (Pilkada) dan tahapan Pemilihan Legislatif serta
Pemilihan Presiden tahun 2019 yang juga digelar bersamaan.
b.
Peran Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat
menjadi penting di tahun politik ini. Satuan Polisi Pamong Praja dan
Satuan Linmas harus ikut mengawal dua agenda Nasional tersebut. Kesiap
siagaan harus lebih ditingkatkan.
c. Maka tema yang diambil dari hari jadi Satuan Polisi Pamong Praja ke 68 dan Satuan Linmas ke 56 kali ini adalah
_"Satuan
Polisi Pamong Praja dan Satuan Linmas siap mengawal Pilkada serentak
2018". Tema ini mengandung arti, Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan
Linmas harus lebih siaga di tahun politik ini. Sebagai perangkat Daerah,
Polisi Pamong Praja dan Satuan linmas, akan ikut terlibat langsung
mengawal pesta demokrasi, terutama Pilkada.
d.
Keterlibatan Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Linmas, memastikan
ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga. Karena itu Satuan
Polisi Pamong Praja dan Satuan Linmas agar lebih meningkatkan lagi
kesiapsiagaannya.
e. Sesuai aturan, Satuan Polisi
Pamong Praja dan Satuan Linmas mempunyai tugas pokok antara lain,
membantu menjaga ketentraman penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada baik
sebelum, pada saat pemungutan, maupun setelah pelaksanaan pemilihan.
f.
Tugas pokok lainnya, ikut membantu dalam konteks tugas sosial. Tentu,
di tahun politik ini, dinamika politik akan meningkat. Potensi gangguan
keamanan juga akan ikut menguat. Untuk itu, Satuan Polisi Pamong Praja
dan Satuan Linmas lebih meningkatkan upaya deteksi dininya.
Sehingga
potensi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat bisa
diantisipasi. Dengan begitu, masyarakat akan merasa terlindungi.
g.
Untuk menyikapi situasi dan kondisi yang akan terjadi sesuai dengan
tugas dan fungsinya Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Linmas di
Daerah harus dapat menyiapkan diri sejak dini. Dalam menjalankan
tugasnya, tetap berpedoman pada aturan yang ada. Pedoman yang dimaksud
adalah Peraturan Mendagri No 54 tahun 2011 tentang Standar Operasional
Prosedur Satuan Polisi Pamong Praja. Sementara bagi Satuan Linmas,
berpedoman pada Peraturan Mendagri No 10 tahun 2009 tentang Penugasan
Satlinmas dalam Menangani Ketenteraman, Ketertiban dan Keamanan
Penyelenggaraan Pemilu. Oleh karena itu kepada Gubernur agar
mengkoordinasikan Bupati atau Walikota di Daerah masing-masing untuk
mengambil langkah-langkah antisipasi.
Selain itu,
tingkatkan koordinasi, komunikasi dan sinergi dengan Instansi terkait
seperti KPUD, Bawaslu, TNI, Polri dan Kesbangpol agar lebih
diintensifkan. Tentunya dengan mengutamakan kepentingan umum dan
memperhatikan hirarki, ini adalah kuncinya.
Selain
membacakan Amanat Mendagri, Bupati berharap khusus wilayah Mulon Progo,
dimasa yan akan datang, Satuan Polisi Pamong Praja harus ada
peningkatan dengan adanya perubahan dinamika di wilayah. Terutama dengan
adanya Mega Proyek Bandara baru.
Ada ketegasan
dalam Penegakan Peraturan yang sesuai regulasi dengan tidak menggunakan
emosi. Serta diharapkan, di tahun 2018 ini akan segera terbentuk satu
regu Satuan Linmas Wanita untuk mendukung kegiatan Ketertiban Umum
khususnya di Kota Wates.
Kegiatan
diakhiri antara lain dengan, Pemberian piagam penghargaan dari Bupati
Kulon Progo dan Pemberian hadiah dari MTCC dan Satuan Polisi Pamong
Praja kepada :
- Pemenang lomba Jemparingan HUT Satuan Polisi Pamong Praja
- Para Camat yang semua Desa diilayahnya telah melaksanakan deklarasi bebas minuman beralkohol.
- Para Kepala sekolah SLTA yang telah mendeklarasikan Sekolah Bebas Minuman Beralkohol
- Pemberian bantuan peralatan selam dari Satuan Polisi Pamong Praja kepada SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Glagah.
- Pemberian bantuan Genset dari Forum CSR yang diwakili oleh Dirut BPR Bank Pasar Kulon Progo.
- Atraksi Beladiri oleh Satuan Linmas binaan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kulon Progo. (NSR/bang natsir).



Posting Komentar