Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label TNI AD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI AD. Tampilkan semua postingan

Kodim 0710 Pekalongan Gelar Latihan Menembak

Written By ANDI on 24 Mei 2018 | 4:13 PM



​Pekalongan - Ratusan prajurit jajaran Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan kegiatan latihan menembak senjata ringan di Lapangan Tembak Subden B Brimob Pekalongan , Kamis (4/5/18)


Kegiatan latihan menembak ini mempunyai maksud untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dan di laksanakan secara rutin, sehingga masing - masing prajurit dapat mencapai tingkat kecapakapan standart sesuai yang di harapkan oleh komando atas.

Latihan menembak dengan mengunakan senjata ringan ini target sasaranya sejauh 100 meter terbagi dalam 3 posisi, tiarap, duduk dan berdiri,yang sesuai rencana akan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 24 sampai dengan 26 Mei 2018.

Menurut Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha mengatakan,tujuan latihan menembak adalah untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan skil setiap prajurit.

“Tujuan dari latihan menembak adalah,untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan prajurit, baik itu tamtama, Bintara dan perwira dalam keahlian menembak. Maka ini adalah kegiatan rutin yang digelar tiap 3 bulan sekali,”jelas Dandim.

“ Selain itu sebagai Babinsa, selain harus mampu membina wilayah juga harus jadi jago tembak,maka dari itu harus latihan secara rutin,”imbuh Dandim

Pihaknya berharap dengan rutin melaksanakan latihan ini, nantinya kemampuan dan keahlian dasar menembak anggota TNI tidak berkurang tapi justru semakin meningkat.

Mayjen TNI Benny Susianto : Istilah Islam Radikal Itu Tidak Ada

Written By ANDI on 18 Mei 2018 | 1:41 PM


Badung, PK - Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto mengajak tokoh-tokoh agama untuk menyebarkan ajaran baik kepada masyarakat. Pihaknya juga meminta umat Islam legawa jika mungkin terdapat komponen masyarakat di luar Muslim yang mencibir Islam. 
 
Hal itu ia sampaikan saat mengikuti pertemuan dengan Kapolda Bali dan tokoh-tokoh masyarakat serta agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali, Kamis (17/5) kemarin. 
 
"Ini termasuk langkah preventif untuk memastikan Bali aman dari aksi terorisme" tegasnya. Menurutnya jika ada yang mencibir kepada umat muslim, jangan ditanggapi berlebihan. Namun, jika ada provokasi, ia meminta untuk dicatat dan dilaporkan. Pada kesempatan itu dirinya juga mengajak umat non-Muslim untuk bersama-sama memahami bahwa aksi terorisme dilakukan kelompok radikal. Istilah 'Islam radikal' itu tidak ada sebab tidak satu pun ajaran agama mengajarkan perbuatan radikal.

"Agama mana pun tidak ada yang mengajarkan radikalisme. Tidak ada Islam yang radikal. Jika ada oknum yang melakukan tindakan radikal menggunakan atribut Muslim maka mereka adalah kelompok radikal," kata mantan Pangdiv-2 Kostrad ini.

Benny mengatakan, masih ada sutradara besar di balik sejumlah serangan teroris yang terjadi di beberapa kota di Indonesia. Tujuan mereka adalah menghancurkan keragaman masyarakat."Keragaman harus kita jadikan kekuatan, bukan perbedaan," pungkasnya.

Kodim 0710 Pekalongan Awali Kegiatan Ramadhan Dengan Buka Puasa bersama Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Yahya



PK,.​Pekalongan – Kodim 0710 Pekalongan, mengawali kegiatan di bulan ramadhan dengan melaksanakan buka puasa bersama Maulana Habib Lutfi ali Bin Yahya, bertempat di ruang serbaguna makodim 0710 pekalongan,kamis ( 17/5/18 )


Dalam kesempatan tersebut Dandim 0710 Pekalongan mengungkapkan rasa syukurnya, karena diawal bulan puasa 1439 H ini, bisa melaksanakan acara buka puasa antara prajurit Kodim 0710 Pekalongan bersama dengan ulama karismatik Maulana Habib Lutfi ali bin Yahya.

Dandim Muhammad Ridha berharap, dengan adanya kegiatan ini para prajurit bisa di bekali dengan tausiah dan pandangan-pandangan habib lutfi dalam mendukung tugas pokok para prajurit di lapangan.

“ Kita berharap dengan kegiatan ini para prajurit akan di bekali dengan tausiah dan pandangan-pandangan dari Habib Lutfi untuk mendukung tugas pokok di lapangan,sehingga prajurit bisa mendeteksi secara dini tentang kondisi keamanan di wilayah, yang ujungnya akan tercipta kondisi wilayah yang aman dan kondusif,”Terang dandim Ridha.

Sementara itu, dalam Tausiahnya Habib Lutfi ali Bin Yahya menyampaikan bahwa,Kecintaan terhadap tanah air akan mempengaruhi perkembangan dan kemajuan suatu bangsa. Jika nasionalisme kita semakin melemah, jangan harap kita sebagai Muslim bisa menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa.

“ Walau hanya sebutir pasir yang ada di atas tanah air ini, akan kita jaga mati-matian,” Tegas Habib Lutfi.

“Kata siapa cinta tanah air atau nasionalisme tidak ada dalilnya? Nabi Muhammad SAW mengatakan, “Aku cinta Arab karena aku adalah bangsa Arab”,di contohkan Habib.

“ Ini contoh kongkrit kecintaan suatu bangsa pada tanah airnya, Cinta tanah air itu sebagai wujud syukur kepada Allah atas anugrah bumi pertiwi ini. Ulama adalah benteng ideologi, TNI-Polri adalah benteng NKRI. Mari kita bersatu. Jangan goyahkan persatuan karena oknum kiai, TNI atau POLRI ada yang tidak benar,”Sambungnya.

Lebih Lanjut Habib Lutfi menyampaikan,seorang Babinsa harus dekat dengan perangkat Desa, penguasaan wilayah harus di kuasai, Babinsa tidak boleh kecolongan serta menjaga stabilitas keamanan.

“Masyarakat harus mempunyai Intelijen, apabila masyarakat mempunyai Intelijen saya yakin bom-bom tidak akan terjadi di negara kita.Para ulama harus mempunyai peran besar dalam menciptakan kondisi yang aman dan tenteram,”Terang Habib Lutfi

Kegiatan buka puasa bersama di ikuti seluruh prajurit kodim 0710 Pekalongan beserta ASN dengan di awali Tausiah dari Ustad Samlawi dan dilanjutkan dengan tausiah oleh Maulana Habib Lutfi Ali Bin Yahya.**red ( Rusg99)

Gali Kreatifitas Siswa, Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Gelar Lomba Mading.

Written By ANDI on 16 Mei 2018 | 10:32 AM


Jayapura, 15 Mei 2018,.Dalam rangka meningkatkan kreatifitas dan meningkatkan kecintaan para siswa dengan dunia pendidikan, Satgas Yonif Para Raider mengadakan perlombaan membuat majalah dinding (Mading) yang diadakan di SMA 06 Skouw, Kampung Skouw Yambe, Distrik Muara Tami, Jayapura (15/5).

Perlombaan ini diikuti oleh 210 siswa dari 7 kelas, yang terdiri dari kelas X sebanyak 4 kelas, dan kelas XI sebanyak 3 kelas. Untuk siswa kelas XII memang sengaja tidak diikutkan karena siswa kelas XII ditugaskan membantu para Juri dalam melakukan penilaian. Adapun yang bertindak sebagai Juri adalah Kepala Sekolah, beberapa perwakilan guru kelas, dan beberapa personel dari Satgas 501 Kostrad.
Pada acara perlombaan tersebut,  juara pertama jatuh kepada kelas X IPA 2, juara kedua adalah kelas XI IPS, dan juara ketiga adalah kelas X IPA 1. Alasan para juri memutuskan ketiga kelas tersebut menjadi juara karena isi dan tema dari Mading telah sesuai dengan kategori yang telah ditentukan oleh juri, yaitu bertema pendidikan. Selain itu kreatifitas dan keindahan dari Mading tersebut juga mempengaruhi penilaian dewan juri. Bagi para juara berhak mendapatkan hadiah berupa peralatan sekolah dan uang pembinaan.

Kepala Sekolah SMA 06 Skouw, Khudlory, S.Pd sangat terkesan dan sangat bangga melihat anak didiknya ternyata mempunyai kreatifitas yang luar biasa. Khudlory juga sangat berterima kasih kepada pihak Satgas karena telah mengadakan perlombaan Mading di sekolahnya. Khudlory berharap dengan diadakannya perlombaan Mading di sekolahnya, para siswa bisa lebih mengembangkan kreatifitas individual mereka, karena di masa yang akan datang mereka yang mempunyai kreatifitaslah yang bisa bersaing menghadapi perkembangan zaman.

Melalui perlombaan ini, pihak Satgas 501 Kostrad berharap para siswa mampu membangun semangat dan motivasi untuk belajar serta meningkatkan kreatifitas para siswa/siswi di SMA 06 Skouw. Walaupun SMA 06 Skouw terletak jauh di perbatasan namun tetap memiliki semangat dan kreatifitas yang tak kalah dengan daerah yg lain.

Sinergitas Komponen Bangsa, Membangun Imunitas Bangsa Untuk NKRI

Written By ANDI on 15 Mei 2018 | 3:56 PM

PK,.JAKARTA,.Imunitas Bangsa atau Immunity of nation, terbukti menjadikan  bangsa Indonesia kebal dari pengaruh virus yang mengikis kebangsaan Indonesia yang  dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa

 
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada acara silaturahi dengan berbagai komponen masyarakat, pemimpin media massa  dan tokoh lintas agama yang digelar oleh Staf Teritorial Angkatan Darat di Aula Jenderal Besar A.H Nasuiton Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, Selasa, (15/5/2018).

Perluasan isu hoax dan ujaran kebencian di Indonesia saat ini begitu masif, sehingga amplifikasi melalui media konvensional maupun media sosial dengan 130 juta pengguna aktif dari 260 juta penduduk, sangatlah efektif untuk membentuk opini masyarakat. Hal ini didukung pula oleh rendahnya rata-rata pendidikan masyarakat Indonesia yang hanya mencapai 8,6 tahun atau setara dengan Kelas 2 SMP, sebagaimana yang ditemukan oleh BPS pada tahun 2017.

Dikatakan Jenderal TNI Mulyono, meningkatnya suhu politik dan keamanan selama pelaksanaan Pilkada Serentak pada tahun 2017 sebagai akibat dari penggunaan hoax dan kebencian oleh para politisi melalui berbagai saluran media, hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua tentang kerawanan media yang dapat menyebarkan konten-konten yang dapat  mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

“Tentunya kita tidak menginginkan kondisi tersebut kembali terjadi selama pelaksanaan pesta demokrasi pada tahun 2018 dan 2019 yang akan datang, dimana secara bersamaan negara kita akan menyelenggarakan tiga hajatan penting, yaitu Pilkada Serentak di 171 wilayah, Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, serta tahapan Pilpres/Wapres dan anggota DPR pada tahun 2019,” ujar Kasad.

Ditegaskan Kasad, segala sumber daya yang melimpah ruah, dan bonus demografi yang sangat besar, bahkan jauh dari negara-negara lain, namun belum dapat membantu pemerintah secara optimal guna meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan nasional.

“ Bagi TNI AD, memang hal itu dapat dikatakan sebagai diluar batas kewenangan, namun jika kita telisik lebih dalam lagi, maka sesungguhnya esensi dari sistem pertahanan rakyat semesta adalah kesejahteraan masyarakat dan kemandirian bangsa. Oleh karenanya, TNI AD merasa terpanggil untuk menyelaraskan fungsi pertahanan dengan pembangunan kesejahteraan nasional, dan saya yakin juga bahwa Bapak/Ibu sekalian pun turut merasakan hal yang sama,” tegas Jenderal Mulyono dalam sambutan tertulisnya.

Diterangkan Kasad, suatu kemustahilan jika mengelola aset yang demikian besar hanya dengan pemikiran yang pragmatis dan sektoral. Untuk itu, dalam berbagai kesempatan, TNI AD senantiasa mengajak seluruh komponen bangsa untuk turut terlibat dan melibatkan diri dalam program yang sedang dibangun oleh pemerintah, khususnya untuk membangun Indonesia sejahtera sesuai dengan fungsi dan bidang kompetensi masing-masing.

Kasad memaparkan, perang yang juga dikenal sebagai Unrestricted War ini, strategi dan taktiknya  tidak hanya menggunakan kekuatan militer saja, namun juga mengedepankan kekuatan non militer seperti Ipoleksosbud dan teknologi. Jika diermati, sesungguhnya perubahan ini juga telah dialami dunia ketika mencairnya perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika, runtuhnya tembok Berlin, pecahnya Uni Soviet dan negara-negara semenanjung Balkan, Perang Irak dan berbagai peristiwa terakhir lainnya yang menaikkan tensi hubungan internasional.

Pada era sekarang ini peran non state sangatlah dominan, sehingga kekuatan yang digunakan pun lebih berorientansi pada memaksimalkan kekuatan soft power dibandingkan dengan hard power. Kini hal tersebut telah dialami oleh kita, salah satunya mulai terkikisnya nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda. 

“Dalam menghadapi kompetisi global ini, saya mengajak agar kita bersama-sama dan kembali bangkit membangun soliditas dan sinergitas guna mewujudkan Indonesia sebagai negara pemenang dan adil sejahtera sebagaimana menjadi cita-cita kita bersama. Kemudian secara khusus, saya juga mengajak agar dalam setiap kesempatan yang ada, kita menggelorakan kembali nilai-nilai luhur bangsa yang berhasil mempersatukan rakyat Indonesia dalam satu semangat perjuangan, yaitu menghargai perbedaan, persatuan dan kesatuan, rela berkorban, pantang menyerah, kebersamaan dan gotong-royong, serta percaya diri. Nilai-nilai luhur tersebut yang saya namakan dalam buku yang Bapak/Ibu pegang sebagai Imunitas Bangsa atau Immunity of nation, terbukti menjadikan bangsa kita kebal dari pengaruh virus yang mengikis kebangsaan kita dan dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” harap Kasad. 

Menyikapi perhelatan akbar tahun 2018 ini, Kasad menegaskan  kembali bahwa netralitas TNI bagi Angkatan Darat sudah final dan tidak bisa ditawar lagi.

“Telah menjadi nafas dan jiwa kita dalam memberikan pengabdian yang terbaik bagi rakyat dan Bangsa Indonesia. Kita sudah tekankan kepada seluruh jajaran TNI AD untuk tidak terlibat, atau melibatkan diri dalam politik praktis yang diusung siapapun termasuk para purnawirawan yang notabene mantan atasannya,” tegas Kasad.
(ded/Dispenad)

Kodam IV/Diponegoro Selamatkan Aset TNI AD

Written By ANDI on 14 Mei 2018 | 12:36 PM


Semarang - Kasus penyerobotan tanah dan bangunan milik TNI AD yang berlokasi di Jl. Kaliurang Km 5,8 Desa Caturtunggal, Depok, Sleman Yogyakarta dari Sdr. Antonius Toto Djunaedi Ridarto alias Toto Djunaedi Alias Djuned kini sudah terang benderang. Tanah yang dibeli TNI AD melaui pembebasan tanah oleh panitya 9 (sembilan) pada tahun 1961 yang diketuai oleh Bupati Sleman dan telah tercatat dalam Inventaris Kekayaan Milik Negara (IKMN) dengan No Reg 307320026 sejak tahun 1989, terbukti syah dan meyakinkan merupakan aset milik TNI AD Cq Kodam IV/Diponegoro, Cq. Korem 072/Pamungkas. 

 
Hal tersebut diperkuat dengan dikabulkannya permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh Pangdam IV/Diponegoro Kepada Mahkamah Agung (MA) RI melawan termohon PK (dahulu sebagai Penggugat  A.n. Sdr. Toto Junaedy Dkk. Ngudirejo Alm. diteruskan oleh Ahli Warisnya Ahmad, Norra Selvie Soesanto). Pengajuan PK tertanggal 8 Januari 2018 tersebut telah diputus oleh Majelis Hakim Agung Sdri. Maria Anna Samiyati, SH., MH. Dr. Drs. Muh. Yunus Wahab, SH., MH. Dan Soltoni Mohdally, SH., MH dengan Panitera Pengganti Prasetyo Nugroho, SH., MH tertanggal 26 April 2018 yang mengabulkan permohonan PK Pangdam IV/Diponegoro.

Kasus ini berawal dari adanya tindakan yang dilakukan oleh Sdr. Antonius Toto Djunaedi, pada tahun 2005  menggugat Kodam IV/Diponegoro melalui PN Sleman. Dengan berbekal surat tanah Letter C palsu Nomor : 877 dan Letter C Nomor : 844, Sdr. Toto Djunaedi dapat memenangkan gugatannya. Atas putusan tersebut, Kodam IV/Diponegoro melakukan upaya hukum Banding di Pengadilan Tinggi (PT) Yogyakarta. 

Sebelum perkara diputuskan Oleh PT Yogyakarta,  Sdr. Toto Djunaedi mengajak damai degan membayar uang kompensasi sebagai uang penganti aset sebesar Rp. 4,5 Milyar. Sebelum mendapatkan izin persetujuan  dari Kementerian Keuangan, aset tersebut belum bisa diserahkan kepada Sdr. Toto Djunaedi. Namun,  Sdr. Toto Djunaedi telah berbuat curang/licik degan cara mensertifikatkan tanah tersebut dan menguasai tanah yg terletak di Jl. Kaliurang Km 5,8 Ds. Caturtunggal, Depok, Sleman Yogyakarta.  Selanjutnya, pada tahun 2005, Sdr. Toto Djunaedi menjual tanah tersebut kepada Sdri. Lie Fong Me Boos toko Progo seharga Rp.11 Milyar.

Mengetahui adanya kejanggalan tersebut, pada tahun 2008 Kodam IV/Diponegoro  melaporkan kepada Polda DIY, dengan bukti surat Laporan Polisi Nomor : LP/30/I/2008/Siaga, tanggal 22 Januari 2008 atas nama pelapor Mayor Czi Toto Mujiarto.  Dengan adanya alat bukti yang baru berupa Novum yaitu Surat Keterangan dari Kepala Desa Caturtunggal, Depok, Sleman dan bukti baru dari Kantor Lembaga Bahasa Provinsi Jawa Tengah, berupa Surat Keterangan penjelasan tata cara penulisan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), Kodam IV/Diponegoro terus berupaya memperoleh haknya melalui pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK) kepada Mahkamah Agung (MA) RI tanggal 8 Januari 2018. Selain itu, Kodam IV/Diponegoro juga melakukan upaya hukum lainnya, yakni melaporkan Sdr. Toto Djunaedi ke Mabes Polri hingga akhirnya keluar Surat Perintah Penyidikan Lanjutan Nomor : SP.Sidik/72/I/2018/ Dittipidum tanggal 8 Januari 2018. 

Kini upaya yang dilakukan Kodam IV/Diponegoro telah membuahkan hasil, dimana Sdr. Toto Djunaedi telah resmi ditetapkan sebagai tersangka sebagai pelaku pemalsuan surat tanah Letter C Nomor 844 dan Nomor 877 yang merupakan aset milik TNI AD dan telah tercatat dalam Inventaris Kekayaan Milik Negara (IKMN) dengan No Reg 307320026 sejak tahun 1989. Permohonan PK yang diajukan Pangdam IV/Diponegoro kepada MA RI juga dikabulkan oleh Makamah Agung. Dengan demikian aset tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Kaliurang Km 5,8 Desa Caturtunggal, Depok, Sleman Yogyakarta terbukti syah dan meyakinkan merupakan aset milik TNI AD, Cq. Kodam IV/Diponegoro, Cq. Korem 072/Pamungkas.

Sementara itu Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., melalui Kakumdam IV/Diponegoro Kolonel Chk Agus Hari Suyanto, SH., membenarkan perihal tersebut. “Hari ini Kakumdam mendapatkan berita dari Panitera Makamah Agung RI melalui Dirkumad, permohonan PK Pangdam IV/Diponegoro atas Perkara Perdata yg pernah Diajukan gugatan oleh Sdr.Toto Djunaedi dkk telah dikabulkan Makamah Agung”, dan perbuatan Sdr.Toto Junaedi dkk telah melakukan perbuatan melawan hokum. Sehingga perkara ini menjadi jelas demi kepastian hukum"  terang Kakumdam, Senin pagi (14/05).

Ditambahkan  Kakumdam, sambil menunggu salinan Putusan Resminya dari MA RI melalui PN Sleman,  Kodam IV/Diponegoro melalui Kazidam IV/Diponegoro akan  segera mengajukan proses sertifikat ke Kantor BPN Sleman, dan sertifikat sebelumnya segera dibatalkan dengan adanya putusan PK yang telah berkekuatan hukum tetap. ( S / Pendam IV )

Para Jenderal TNI Kagum Pesona Alam Morotai

Written By ANDI on 12 Mei 2018 | 4:53 PM



PK,.Morotai (12/05), Usai meninjau langsung pelaksanaan Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat TNI Tahun 2018 di Morotai, sebelum kembali ke Jakarta para Perwira TNI yang hadir menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat wisata yang menyuguhkan panorama alam yang menawan.

Dijelaskan dalam rilis Penrem 152,Dengan menggunakan Speed Boat milik Pemkab P. Morotai para Pati diantaranya Asops Kasau Marsda TNI Johannes Berchmans, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, Aslog Kasad Mayjen TNI Irwan, Asrena Kasau Laksda TNI Arusuono Indrasucahyo, Aspam Kasal Laksda TNI Supriyanto Irawan, Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Tri Soewandono beserta Forkopimda Malut diantaranya Kapolda Malut Brigjen Pol Naufal Yahya, Kabinda Malut Brigjen TNI Gatot Eko Puruhito, Danrem 152/Babullah Kolonel Inf I Wayan Suarjana, S.E., M.M., dan Forkopimda Kab. P. Morotai mengunjungi Pulau Dodola yang memiliki pasir putih serta kebetulan saat itu air sedang surut sehingga hamparan pasir putih membentang diantara kedua pulau.

Decak kagum dan pujian tak henti hentinya atas suguhan panorama Morotai yang berada di bibir samudera pasifik tersebut serta memiliki nilai strategis pertahanan sehingga tak heran dulu sempat digunakan sebagai pangkalan militer sekutu.

Letda Inf Herlansyah Petembak Terbaik Pada Lomba Tembak AASAM Tahun 2018

Written By ANDI on 11 Mei 2018 | 5:36 PM



PK,.(Penkostrad. Kamis, 10 Mei 2018). Letda Inf Herlansyah yang kesehariannya berdinas di Batalyon Infanteri Para Raider 328/17/Divif 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, tergabung bersama 12 Petembak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.

Letda Inf Herlansyah menorehkan prestasi gemilang di pentas Internasional dengan menjadi Petembak Terbaik sebagai "Best of The Best Shooter AASAM 2018" pada Lomba Tembak AASAM tahun 2018. Puckapunyal (10/5/2018).

Lomba Tembak AASAM Tahun 2018 adalah lomba tembak tahunan antar Angkatan Darat yang diikutii 18 negara di wilayah Asia Pasifik dan beberapa negara dari benua Amerika dan Eropa yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army) yang bertajuk Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) dan berlangsung selama 18 hari mulai tanggal 23 April s.d. 10 Mei 2018, di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia. “Tentunya bangga dapat membawa harum nama Indonesia dan TNI. Ini membuktikan jika prajurit TNI Indonesia tangguh dan tidak bisa dianggap remeh,” ujar Letda Inf Herlansyah.

TNI AD Kembali Raih Juara Umum Lomba Tembak AASAM Tahun 2018 di Australia



PK,.(Penkostrad. Kamis, 10 Mei 2018). Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), kembali menorehkan prestasi gemilang di pentas internasional dengan menjadi Juara Umum pada lomba tembak bergengsi antar Angkatan Darat dari 18 negara di wilayah Asia Pasifik dan beberapa negara dari benua Amerika dan Eropa. Puckapunyal (10/5/2018).

Lomba Tembak ini diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army) yang bertajuk Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) dan berlangsung selama 18 hari mulai tanggal 23 April s.d. 10 Mei 2018, di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.

TNI AD kembali keluar sebagai juara umum lomba tembak AASAM Tahun 2018 setelah meraih 36 Medali Emas, 18 Perak dan 13 Perunggu, berikutnya Australia dengan meraih 9 medali Emas, 4 Perak dan 10 Perunggu, ditempat ketiga Malaysia meraih 8 Medali Emas, 6 Perak dan 2 Perunggu.

Negara-negara yang ikut berpartisipasi pada lomba tembak internasional tahunan ini yakni ; Indonesia, Australia, Malaysia, Filifina, Jepang, New Zealand, Thailand, Amerika Serikat, Korea, Canada, Singapura, Brunai Darussalam, UEA, Inggris, Fiji, Tonga, Timor Leste dan Kamboja.

Pada lomba tembak AASAM tahun 2018 ini, TNI Angkatan Darat menerjunkan 12 atlet menembaknya terdiri dari Kostrad 5 orang, Kopassus 4 orang, Kodam XIV/Hasanuddin 2 orang dan Kodam Jaya 1 orang dengan 4 official. Sebagai Komandan Kontingen Kolonel Inf Khabib Mahfud, SIP yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Brigif Raider 13/1 Kostrad. Materi yang dilombakan meliputi Materi Senapan dan Pistol serta Sniper. Rencana kedatangan tim kontingen TNI AD dari Australia ke tanah air dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 13 Mei 2018 pukul 13.00 WIB dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Hidupkan Siskamling, Pos Seit Satgas Pamrahwan Maluku YR 515 Kostrad Adakan Sosialisasi Dan Patroli Kampung

Written By ANDI on 9 Mei 2018 | 8:11 AM

 
PK,.Seit Leihitu Maluku tengah -Dalam membantu menjaga keamanan lingkungan, Anggota Satuan Penugasan Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif Raider 515 Kostrad/UTY melaksanakan patroli Rutin dan mensosialisasikan kembali Siskamling kepada Warga Masyarakat  Selasa (8/5/2018).

 
Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) merupakan upaya masyarakat dalam meningkatkan sistem keamanan dan ketertiban lingkungannya, juga sebagai cara untuk memberikan perlindungan dan pengamanan dengan mengutamakan pencegahan dan menangkal bentuk-bentuk ancaman dan gangguan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat)

Dewasa ini Siskamling sudah Mulai Menurun Bahkan nyaris Hilang dari tengah2 kehidupan Warga Masyarakat sedangkan siskamling itu sendiri merupakan Deteksi Dini dan Cegah Dini dari gangguan Kamtibmas. Oleh karena Itu hal ini perlunya pelaksanaan sosialisasi kembali kepada Warga mengenai Arti dan pentingnya hal tersebut (siskamling) Satgas Pamrahwan Yonif Raider 515 Kostrad Pos seit yang dipimpin oleh Serka Amir murtono  bersama tokoh negeri  dan masyarakat seit pada selasa malam (8/5/2018) bergerak keliling kampung untuk memberikan Sosialisasi  kepada Para pemuda dan Warga Masyarakat Negeri seit, Kecamatan Leihitu, Maluku tengah.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi sekaligus pengamanan  daerah binaan (Seit) terutama wilayah konflik yang sampai saat ini belum ada perjanjian permanen untuk damai dengan negeri lima agar lebih aman dan adanya menyambut jelang pilkada serampak.

Sasaran yang dilaksanakan saat ini meliputi pemberian materi secara umum tentang SISKAMLING dan penempatan pos pos ke amanan (pos ronda) di titik titik rawan dalam wilayah binaan pos seit.

Siskamling ini dilaksanakan secara berkelompok dibentuk REGU-REGU dalam satu RT/RW sesuai kebutuhan organisasi. selain untuk membantu ke amanan masyarakat tentunya juga untuk selalu menjaga kemanunggalan TNI-Rakyat. yang mengedapankan tegaknya hukum di negara republik indonesia ini.

Bapak Pejabat negeri seit Yusuf ahmad honlisa menyampaikan Bahwa Keberadaan Anggota Satgas Yonif Raider 515 Kostrad yang berada di Wilayah Seit banyak membantu Warga Masyarakat, tidak hanya Menjaga Keamanan tetapi berperan
aktif dalam kegiatan lainnya, seperti Kesehatan,pendidikan, Karya Bhakti dan bidang Keagamaan, Sehingga tercipta suasana Negeri yang Kondusif.
*(om.d!5)*

Berikan Pelayanan Kesehatan, Satgas Pamtas Berada di Garda Depan

Written By ANDI on 8 Mei 2018 | 4:45 PM



Boven Digoel, Papua- Letkol Inf Sidik Wiyono, terus menginstruksikan seluruh personelnya untuk berada di garis depan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Hal itu, dibuktikan oleh seluruh personelnya ketika melayani salah satu warga yang hendak melahirkan bayinya.

Kejadian itu bermula, ketika Yosep Heben (27) bersama sang istri, Hermina Taik (23) mendatangi posko kesehatan yang sudah disediakan oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan, dengan kondisi hamil.

Tanpa pikir panjang, Yosep pun segera melaporkan kondisi istrinya yang hendak melahirkan tersebut ke pos kesehatan Satgas Pamtas. “Saat itu, air ketuban istri saya, sudah pecah,” ungkap Heben ketika di temui di Pos Kotis Satgas Pamtas yang berada di Kampung Imko, Distrik Mindiptana, Papua. Selasa, 8 Mei 2018 siang.

Alhasil, laporan Heben itupun, langsung mendapat respon sigap dari para personel Satgas yang sudah bersiaga di pos kesehatan itu.

Sementara itu, Wakil Komandan Satgas (Wadan Satgas), Mayor Inf Sugeng Riyadi menuturkan, usai menerima laporan tersebut, dirinya langsung memerintahkan beberapa personelnya untuk segera memberikan pertolongan kepada ibu hamil tersebut. “Berkat kesigapan personel, bayi berjenis kelamin perempuan itu, berhasil lahir dengan selamat,” jelas Sugeng. Tak berhenti sampai disini saja. Menurut Mayor Inf Sugeng, pelayanan kesehatan kepada warga, akan terus dilakukan oleh para personelnya. “Kita berharap, tingkat kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG, akan terus mengalami peningkatan,” pintanya.

Atraksi Unik Suporter Peserta Lomba Peleton Tangkas 2018


Bandung,PK- Keberadaan suporter atau pendukung dalam suatu pertandingan memiliki peran cukup penting untuk meningkatkan semangat peserta lomba. 
 
Hal ini pun juga terjadi pada Lomba Peleton Tangkas 2018 yang setiap tahun digelar TNI AD di Cipatat Jawab Barat sejak tanggal 30 April 2018 hinggal 9 Mei 2018. 

Dalam berbagai _event_ lomba, para suporter tidak hanya menyemangati peserta pertandingan tetapi juga menyuguhkan berbagai atraksi maupun mempertontonkan berbagai hal yang menjadi ciri satuan maupun daerahnya. 

Berbagai peralatan maupun atribut mereka gunakan untuk menyemangati Kontingennya dan menaikan moril dan semangat rekan-rekannya yang terjun berlomba.

Genderang merupakan peralatan umum yang paling banyak digunakan para suporter untuk mengiringi yel-yel maupun nyanyian kebanggaan satuan. 

Selain peralatan dan atribut yang mereka gunakan, tampilan sebagai icon satuan maupun daerah yang mereka wakili juga menjadi pemandangan unik pada perhelatan Lomba Peleton Tangkas ini. 

Hampir seluruh Suporter Kontingen menampilkan _icon-icon_ tertentu untuk membedakan ciri satuan maupun daerah mereka. Seperti Suporter dari Kontingan Kodam V/Brawijaya yang suporternya menggunakan pakaian tokoh pewayangan Hanoman, Kontingen Kostrad yang menampilkan yel-yel dan nyanyian dengan latar depan tokoh boneka binatang dan tokoh _super hero_ serta Suporter Kodam XIV/ Hasanuddin yang menampikan atraksi bola takraw dan semburan Api. 

Berbagai tingkah dan polah para suporter pun juga bermacam-macam yang tujuannya untuk memberikan semangat Kontingen yang bertanding. 

Para suporter ini bukan hanya berasal dari satuan yang mewakili Kotamanya tetapi gabungan dari perwakilan satuan-satuan yang diberangkatkan ke Cipatat untuk memberikan semangat dan dukungan bertanding bagi rekan-rekannya.

Selain menampilkan berbagai atraksi, antar suporter juga berusaha menampilkan sesuatu yang berbeda dari suporter lainnya. Kemeriahan penampilan mereka memberikan warna tersendiri bagi perhelatan lomba ketangkasan tersebesar yang digelar Angkatan Darat yang meliputi kemampuan fisik dan kerjasama kelompok tingkat peleton.

Kodim Pekalongan Tingkatkan Kemampuan Babinsa Dengan Pembinaan Dan Pembekalan Apkowil


​Pekalongan – Guna meningkatkan kemampuan aparat komando kewilayahan yang di antaranya adalah Babinsa,kodim 0710 menyelenggarakan pembekalan pembinaan kesiapan aparat komando kewilayahan dan kemampuan teritorial TA. 2018 bertempat di Aula serbaguna,Selasa 8 Mei 2018.


Dalam amanatnya Dandim 0710 Pekalongan menjelaskan, kegiatan dimaksudkan untuk membekali aparat komando kewilayahan agar dapat meningkatkan pengetahuan teritorial,ketrampilan dan kemampuan intelijen teritorial,sehingga akan diperoleh kesamaan pola pikir,tindakan yang efektif dan efisien sehingga dapat memperoleh hasil yang optimal dalam menyikapi situasi dan kondisi yang berkembang di wilayah saat ini.

Lebih lanjut Dandim Muhammad Ridha meminta agar, para prajuritnya meningkatkan kemampuan dan wawasan sehingga menjadi prajurit yang mahir dalam memecahkan berbagai masalah.

“ Saya minta kepada aparat Apkowil semua, agar secara tulus dan ikhlas,berupaya terus menerus untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan sehingga terwujud kualitas aparat teritorial yang memiliki daya nalar dalam berolah pikir serta mahir memecahkan berbagai permasalah tugas di lapangan,”Terang Dandim.

Pihaknya berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut para babinsa yang ada di lapangan akan mempu mengatasi segala permasalahan dilapangan dengan baik.

“Saya berharap dengan kegiatan ini para babinsa akan lebih peka lagi dalam mendeteksi segala permalasahan di lapangan, sehingga akhirnya akan mampu menyelesaikan segala permasalahan di lapangan dengan baik,”Pungkasnya.


Satgas Pamrahwan Maluku Yonif R 515 Kostrad Kemas Perayaan Hut Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku



Nusa Laut-Perayaan Hari Ulang Tahun atau Hari Jadi sebuah Organisasi tidak harus dengan acara resmi melainkan juga bisa de ngan cara lain, Berkolaborasi bersama Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Jema’at Titawai Satgas Pamrahwan Maluku Yonif R 515 Kostrad menyelenggarakan lomba gawang mini (7/5) .
 

Permainan sepak bola mini atau yang lebih akrab di telinga kalangan masyarakat Maluku adalah sepak bola Gawang Mini ini merupakan modifikasi daripada sepak bola biasa. Sepak bola mini berbeda aturan dan permainanya dengan futsal. Sepak bola mini/gawang mini yang sudah menjamur di setiap penjuru daerah di Prov Maluku tersebut merupakan sarana olahraga yang paling di gemari dewasa ini, melihat kesempatan itu personel Satgas Pamrahwan Maluku Yonif R 515 Kostrad khususnya Pos Nusa Laut mengadakan kompetisi Sepak Bola Gawang Mini untuk memeriahkan perayaan HUT AMGPM bersama Jema’at Titawai Kec. Nusa Laut. 

Pelaksanaan Kompetisi tersebut di bagi menjadi 10 tim gawang mini putra, 1 tim terdiri dari 7 org (5 pemain inti, 2 cadangan), untuk kepanitiaan acara itu sendiri diambil dari personel Satgas sejumlah 4 orang yang dipimpin oleh Pratu Dwi Saputra 

“Kegiatan semacam ini kami adakan tidak lain adalah untuk menjalin hubungan tali persaudaraan yang lebih erat lagi dengan Masyarakat sekitar Pos, mengingat tidak lama lagi Kami akan menjalani Purna Tugas di Negeri ini, selain itu juga sasaran kami adalah menjadikan badan yang bugar, serta mengajarkan bentuk Sportivitas antar pemain yang dampaknya akan sangat positif untuk mewujudkan KAMTIBMAS di Negeri/Desa Titiwai Kec. Nusa Laut Kab. Maluku Tengah” Ungkap Danpos Nusa Laut Letda Inf Eky Putra Satria 

Tidak hanya dalam bentuk Kompetisi Gawang Mini saja namun rangkaian acara perayaan HUT Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) juga di adakan Lomba Cerdas Cermat Alkitab yang diikuti Anak anak sekolah SD dan SMP. 

Semua kegiatan berlangsung lancar dan aman serta mendapatkan antusias dari masyarakat nusa laut khususnya Negeri Titawai Terlihat dari jumlah tim yg mengikuti lomba,yang hadir sebagai penonton dan suporter tim juga banyak. *(oM.d!5)*

TNI-Polri Dan Masyarakat Kompak Benahi Masjid Baiturrahman Sirisori

Written By ANDI on 6 Mei 2018 | 4:34 PM


PK,.Sirisori, pensatgasyonif r515,. Masyarakat Negeri/Desa Sirisori Islam Kec. Saparua Tengah Kab. Maluku Tengah kini boleh tersenyum lebar. Karena Masjid Baiturrahman sedang dibenahi Satgas Pamrahwan Maluku Yonif R 515 Kostrad bersama Polri dan warga setempat.

Masyarakat Negeri/Desa Sirisori Islam Kec. Saparua Tengah Kab. Maluku Tengah antusias dan menyambut gembira pembenahan fisik masjid oleh Pers Satgas Yonif R 515 Kostrad. Karena sarana ibadah yang layak sudah lama menjadi impian warga setempat. Proses rehab masjid kali ini adalah mempersiapkan bahwasanya Akan memasuki bulan Ramadhan.

“Masjid ini sudah lama berdiri dan Allhamdulillah melalui kerjasama antara Anggota BKO Satgas Yonif R 515 Kostrad bersama Pers Polri (Poksek Saparua, Satgas Brimob) dan Masyarakat sekitar, masjid ini akhirnya direhab,” ujar Babinsa Desa Sirisori Islam Kec. Saparua Tengah Kab. Maluku Tengah Serda A.Basir Patty Minggu (6/5/2018).

Tak hanya kaum pria, hampir seluruh ibu-ibu dalam hal ini Ibu-ibu Bhayangkari di Desa Sirisori Islam ikut berpartisipasi mendukung agar rehab masjid segera tuntas dengan menyiapkan hidangan makanan dan kopi untuk para pekerja.

“Masyarakat tidak hanya membantu dengan menyumbangkan tenaganya. Akan tetapi masyarakat khususnya ibu-ibu ikhlas menyediakan hidangan makanan dan kopi untuk para pekerja. Ini bukti dari rasa bahagianya masyarakat karena masjidnya direhab,” ujar Letda Inf Henry A.B. Danpos 5 Sirisori Satgas Yonif R 515 Kostrad

Pantuan Pensatgas Yonif R 515 Kostrad, warga dan anggota Satgas Pamrahwan Maluku Yonif R 515 Kostrad , kompak saling membantu membenahi tahap demi tahap bangunan Masjid Baiturrahman Desa Sirisori Islam Kec. Saparua Tengah Kab. Maluku Tengah. Ketika waktu istrahat, sesekali anggota TNI/Polri dan masyarakat mengobrol ringan dan bercanda tawa.
*(oM.D!5)*

Kodim 1709/Yawa Bekerjasama Dengan Satpol PP Gelar Patroli Miras Lokal



Yapen, (06/05). Kodim 1709/Yawa bekerjasama dengan Satpol PP menggelar kegiatan apel gabungan dalam rangka Patroli Minuman Keras Lokal bertempat di Lapangan Apel Makodim 1709/Yawa, Minggu (06/05/2018). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim 1709/Yawa Kapten Inf Marselus Warobai. 
 

Setelah melaksanakan apel gabungan personel Kodim bersama anggota Satpol PP yang diketuai oleh Wosiri segera melaksanakan patroli menuju titik-titik sasaran yang sudah ditentukan. Diawali dari pasar Serui kemudian di Kampung Mariadei dan dilanjutkan di Taman Odo.

Kapten Inf Marselus Warobai menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan wujud kerjasama TNI dan Satpol PP dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas agar tetap kondusif, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya warga Kabupaten Kepulauan Yapen. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk langkah preventif untuk mencegah tindak kejahatan.

“ Saya mengucapkan terimakasih kepada anggota Satpol PP atas kesediaannya telah hadir melaksanakan apel gabungan untuk melaksanakan Patroli gabungan, dan pada pelaksanaan patroli untuk tidak bertindak arogan, “ pungkasnya.

Dari pelaksanaan patroli gabungan tersebut, berhasil didapat 46 liter Miras lokal jenis Bobo. Sedangkan Miras interlokal tidak dilakukan penangkapan dikarenakan memiliki pajak dan beacukai dari Pemda. Penjual dan pengguna juga tidak berhasil diamankan karena tidak ditemukan pada saat pelaksanaan patroli.

Komando Warriors Dibuka,Danjen Kopassus Berharap Olah Raga Ini Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas


PK,.Jakarta. Masih dalam rangkaian kegiatan HUT Kopassus ke 66, Wadanjen Kopassus Brigjen TNI Richard T.H. Tampubolon membuka lomba halang rintang (Military Obstacles) & CrossFit “Komando Warriors”.



Disebutkan dalam rilis Penerangan Kopassus, Lomba komando warriors ini dimulai pukul 6.30 wib dari lapangan Atang Sutresna dan berakhir di lapangan Gatot Subroto, Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Minggu (6/5/2018).

Lomba yang mengutamakan fisik ini di ikuti oleh 650 peserta, yang terdiri dari 270 putri dan sisanya putra yang terdiri dari perorangan dan kelompok.

Dalam sambutannya Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono yang dibacakan oleh Wadanjen Brigjen TNI Richard Tampubplon mengatakan bahwa Komando Warriors ini merupakan olahraga komando yang disosialisasikan melalui ajang Komando Warrors kepada masyarakat, dengan tujuan agar terjalinnya komunikasi antara Kopassus dengan masyarakat, dimana Kopassus adalah bagian dari TNI yang lahir dari masyarakat.

Danjen Kopassus berharap olahraga ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, selain itu Danjen juga mengingatkan agar peserta bertanding secara sportif jujur, serta penuh semangat dan tetap memperhatikan faktor keamanan.

Ditambahkan Mayjen Eko Margiyono, selain dalam rangka memeriahkan HUT Kopassus ke 66, semangat Komando Warriors juga sekaligus menyambut Asian Games 2018 mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Satuan 81 Kopassus Kolonel Inf Yudha Erlangga menambahkan kegiatan Komando Warrior ini diawali dengan lari 5 Km yang dimulai dari Lapngan Atang Sutresna dan berakhir di lapangan Gatot Subroto, lalu dilanjutkan dengan Cross Fit, serta melintasi 20 halang lintang diantaranya gawang rendah,lompat gawang, angkat lutut, lari diatas ban, titian kayu diatas kolam, titian balok menanjak, merayap lumpur, tanggul kawat, tangga menanjak, jembatan goyang dll.

Dikatakan Komandan Sat 81 ini, Komando Warriors kali ini berbeda dengan tahun lalu, dimana saat ini jumlah peserta bertambah yang tahun lalu hanya berjumlah 200 kini peserta bertambah menjadi 600 peserta.

Hal tersebut, lanjutnya, Komando Warriors sangat diminati oleh masyarakat, sehingga kebersamaa Kopassus dengan masyarakat akan terjaga baik.

Komando Warriors ini juga diminati atlet renang andalan Indonesia Richard Sambera yang eksis dari tahun 1990 sampai 2000 an. Richard terlihat berada ditengah tengah ratusan peserta lomba Komando Warrior, selain Richard, juga terlihat pembawa acara andalan Kopassus Choky Sitohang yang turut ambil posisi dai antara peserta.

Kegiatan yang diawali dengan doa ssebelum start dimulai ini, dimeriahkan berbagai hiburan seperti panggung musik, dan pertunjukan beladiri MP yang diperagakan oleh putra putri Kopassus. juga digelar Special Force Photo Booth dan beberapa pameran yang diadakan oleh Kopassus TNI AD.

Keluar sebagai juara dalam ajang Komando Warriors yaitu :

Kategori Putra Militer

Juara 1 : Pratu Samirin dengan waktu 17.39.36
Juara 2 : Serda Wempi dengan waktu 17.43.84
Juara 3 : Serda Benny dengan waktu 17.48.32

Kategori Putra Umum

Juara 1 : No, 1009 Sigit Sugianto dengan waktu 20.28.95
Juara 2 : No. 1123 Chaerullah dengan waktu 20.46.01
Juara 3 : No. Jupianto Sembiring dengan waktu 20.57.75

Kategori Putri 

Juara 1 : No. 1487 Anyasari Dewi dengan waktu 25.10.08
Juara 2 : No. 1467 Lailatul Asfiyah dengan wakyu 26.42.74
Juara 3 : No. 1454 Westi Indah S dengan waktu26.54.36

Kategori Groub

Juara 1 : Groub 31 dengan waktu 01.24.35.19
Juara 2 : Groub 32 dengan waktu 01.30.06.69
Juara 3 : Group 33 dengan waktu 01.57.43.

Para pemenang tersebut berhasil membawa hadian berupa uang pembinaan senilai Rp 50 juta dan hadiah Tropy.

Korp Baret Merah Gelar Zikir dan Doa Bersama di Punge Blang Cut



Banda Aceh – Dalam rangka memperingati HUT ke-66 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tahun 2018, yang jatuh pada tanggal 16 April lalu, Prajurit TNI Korp Baret Merah menggelar Zikir dan Doa Bersama di Punge Blang Cut, Banda Aceh, Sabtu malam (05/05/18).

Acara tersebut mengusung tema “TNI bersama rakyat ikut menjaga perdamaian Aceh dan kedaulatan NKRI”.

Tampak hadir dalam Zikir dan Doa Bersama tersebut, Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, SH, S.Ip, MH, Danrem 012 Teuku Umar Kolonel INF Aswardi SE, Asintel Kasdam Iskandar Muda Kolonel Inf Hendriyadi, Kolonel Inf Aswardi, SE yang dalam hal ini sebagai perwira yang tertua Baret Merah di Provinsi Aceh.

Selain itu, dihadiri Ketua panitia zikir Akbar dan doa bersama, M Isa S.Pd, M.Pd, Tgk Akmal Abzal, SHI, Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A.Wahab, Kajari Kota Banda Aceh dan diikuti ribuan jemaah Majelis Zikirullah, serta masyarakat kota Banda Aceh.

M Isa, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya mengharapkan, dengan adanya silaturrahmi dan doa bersama tersebut dapat memberikan manfaat dan ridho dari Allah SWT.
“Dengan bersama-sama, Insya Allah kita mampu laksanakan persoalan umat yang besar yang selama ini tidak bisa kita selesaikan,” harapnya.

Sementara itu, Tgk Akmal Abzal, SHI dalam tausyiahnya mengharapkan kepada TNI agar selalu bersama-sama dengan rakyat untuk membangun Aceh untuk yang lebih baik lagi. Menurutnya TNI adalah bagian dari rakyat.
“Mudah-mudahan Aceh akan selalu diridhoi Allah SWT. Maka dari pada itu mari kita jaga Aceh ini didalam bingkai NKRI,” ajak Tgk Akmal Abzal, S.HI kepada jamaah yang hadir. (Red).

Divif-1/Kostrad Tangguh di Lintas Medan, Kokoh Di Puncak Klasemen.



PK,.JAKARTA,.Kontingen Divisi Infanteri 1 Kostrad (Divif-1/Kostrad) kembali menjadi yang tercepat pada materi lintas medan lomba Peleton Tangkas yang memasuki hari ini keenam, Sabtu (5/5/2018).

Dengan catatan waktu 00.31.29'59, Kontingen Divif-1 Kostrad mengungguli 16 Kontingen lainnya. Catatan waktu tercepat kedua ditorehkan Kontingen dari Kodam XVIII /Kasuari dengan 00:31:43'43. Sedangkan waktu ketiga dibukukan Kontingen Divif-2/Kostrad.

Perhitungan waktu pemenang, dihitung berdasarkan akumulasi waktu yang masuk finish, dari peserta pertama (peluncur) dan peserta terakhir, kemudian dibagi dua, dihitung rata-rata waktu.

Dengan torehan hasil ini, semakin memperkokoh Kontingen Divif-1 Kostrad pada puncak klasemen umum dengan nilai 111 poin.

Raihan poin tersebut diperoleh dari juara pertama renang militer (24), juara kedua materi kesegaran jasmani A (21), juara kedua lomba menembak pistol (21), juara kedua ilmu medan (21) dan juara pertama materi lintas medan (24).

Posisi kedua klasemen umum sementara diduduki kontingen dari Kodam XIV/Hasanudin dengan 70 poin. Selanjutnya dengan 69 poin, Kontingen Divif-2/Kostrad menguntit di peringkat ketiga .

Pada hari ketujuh lomba Peleton Tangkas 2018 yang digelar di Pusdikif Pussenif Cipatat Bandung ini, akan memperlombakan materi _How To Find Fighter (HTF)_ dan menembak senapan.

Pada lomba menembak senapan, gelombang pertama diikuti Kontingen Kodam IX/Udayana, Kodam Jaya, Kodam XIV/Hasanudin, Kodam IV/Diponegoro, Kodam III/Siliwangi dan Divif-2/ Kostrad.

Sedangkan pada gelombang kedua, materi HTF, Kontingen yang akan berlomba antara lain Kodam XIII/Merdeka, Kodam XVI/Pattimura, Kodam XVII/Cendrawasih, Kodam XVIII/Kasuari, Kodam VI/Mulawarma dan Kodam I/Bukit Barisan.

Kotama yang hari esok tidak bertanding, akan berlaga bergiliran pada hari Senin untuk melaksanakan materi seperti yang berlaga pada hari Minggu ini. (ded/Dispenad).

Prajurit Cakra Di Medan Operasi Buktikan Kemampuan Fisik Prima dalam Garjas UKP 1-10 -2018

Written By ANDI on 5 Mei 2018 | 9:42 AM


PK,.AMBON,.Pensatgasyonifr515,. Dalam Usul Kenaikan Pangkat (UKP) di jajaran TNI Angkatan Darat, seluruh prajurit diwajibkan mengikuti tes kesamaptaan jasmani dan renang militer. Dua hal itu merupakan syarat mutlak bagi prajurit TNI AD baik yang berpangkat Tamtama, Bintara maupun Perwira yang hendak naik pangkat.


Sebanyak 30 orang prajurit Satgas Pamrahwan Maluku Yonif Raider 515 Kostrad Pos Jajaran Kota Ambon mengikuti tes kesegaran jasmani. Adapun prajurit yang akan diusulkan yakni mereka yang akan melaksanakan kenaikan pangkat pada periode 1 Oktober 2018 di lintasan lari Rindam XVI Pattimura Suli Ambon, Jum'at(04/05).

Perwira Seksi Administrasi dan Logistik Lettu Inf Armyanto menyampaikan, bahwa kegiatan Garjas merupakan suatu hal yang wajib dilaksanakan oleh prajurit untuk mendapatkan kesejahteraan berupa kenaikan pangkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya, bahkan Pada Saat Prajurit sedang Melaksanakan Tugas Operasi sekalipun Juga Harus Melaksanakannya karena sudah merupakan Ketentuan yang di tetapkan dari Komando Atas.

“Nilai Garjas yang diperoleh setiap prajurit sangat menentukan kelayakan dalam pengajuan kenaikan pangkat, karena ada batas minimum nilai yang sudah menjadi aturan baku di jajaran satuan Kostrad sesuai dengan kategori umur,” ujarnya.

Sudah menjadi atensi Satuan untuk lebih memperhatikan pola pembinaan personel sehingga prajurit selalu siap fisiknya dalam tes kesegaran jasmani.

Beberapa materi Garjas yang harus dilaksanakan yakni Garjas A yaitu lari sejauh 3200 meter, Garjas B yang melipiputi Pull Ups, Sit ups, Push ups dan Shuttle Run serta keterampilan Renang Militer dengan menempuh jarak 50 meter.

Melihat beberapa materi tes kesegaran jasmani tidaklah mungkin apabila seorang prajurit menyiapkan fisiknya hanya dalam waktu yang singkat, Hal ini tidak teruntuk Prajurit Cakra, Pada awalnya saya merasa percaya bahwa mereka siap fisik kapanpun dan dimanapun dan kenyataan dilapangan semua itu terbukti memuaskan hasilnya, pada dasarnya semua bisa melakukan dan untuk menghadapi tes kesegaran jasmani dan lulus dengan nilai yang baik harus menyiapkan fisik lebih dini dan melaksanakan pembinaan secara terprogram" Ungkap Serma Viktor Baminjasdam XVI Pattimura.*(om.D!5)*
 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando