Cilacap
- Pencapaian Swasembada pangan yang dilakukan para petani dengan
pendampingan para Babinsa di jajaran Kodim 0703/Cilacap, nampaknya makin
menggugah sebagaian insan petani, seperti halnya yang dilakukan
kelompok tani "RATIH" yang didampingi ole anggota Babinsa Koramil
13/Majenang melaksanakan kegiatan percepatan tanam padi di lahan seluas
10 Hektare, Rabu (17/01/2018).
Pola tanam yang diterapkan Babinsa Koramil 13/Majenang
Serka
Moh Subaidi bersama kelompok tani binaannya RATIH bahwa sasaran kali
ini bukan hanya percepatan tanam melainkan pencapaian kedaulatan pangan
melalui pendampingan dan kegiatan khusus (UPSUS).
Ketua
kelompok tani "RATIH" Ngadimun mengatakan bahwa " sejak adanya
pendampingan Babinsa kami merasa yakin akan hasil panen nantinya, pola
tanam yang diterapkan kami dengan Babinsa mengacu kepada anjuran kepala
Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap yakni dengan pola tanam jajar legowo
2:1 dan 4:1 dengan bibit padi jenis " Situ Bagendit".
"Metoda
tanam ini diyakinni dapat menghasilkan bulir padi yang berisi, pasalnya
rumpun padi menjadi gemuk dan banyak sehingga melalui pola tanam Jarwo
hama tanaman akan kesulitan menyerang, sebab dalam pola tanam ini sinar
matahari langsung masuk dan dapat mengusir hama yang akan menyerang"
ujarnya.
Dalam kesempatan
yang sama Serka Moh. Subaidi, juga mengapresiasikan kegiatan pola tanam
jajar legowo ini dengan mengatakan, "Manfaat yang dirasakan ketika
tanam padi dengan sistem Jajar Legowo yakni, menambahnya jumlah tanaman
padi, akan meningkatkan produksi tanaman padi secara signifikan,
memperbaiki kualitas gabah karena akan semakin banyaknya tanaman
pinggir.
Dapat mengurangi
serangan penyakit pada tanaman padi, dapat mengurangi tingkat serangan
hama tanaman padi, akan mempermudah dalam perawatan tanaman padi baik
dalam proses pemupukan maupun penyemprotan pestisida, dan dapat
menghemat pupuk, karena yang dipupuk hanya di bagian dalam baris tanaman
saja." Bebernya.
(S-Pendim Cilacap)

Posting Komentar