PK,.Bangkalan,- Komando Distrik Militer (Kodim) 0829/Bangkalan, Madura, Jawa Timur mengerahkan Babinsa membantu target serapan gabah petani (Sergap).
Upaya penyerapan gabah tersebut dengan mengupayakan seluruh jajaran Koramil 01 hingga 18 bersama tim gabungan yang terdiri dari personel masing-masing dari Babinsa, Distan, Upsus dan Bulog.
Seperti yang dilakukan Babinsa Serda M. Safii dan Sertu Suwarjo dari Koramil 0829-01/Kota jajaran Kodim 0829/Bangkalan, membantu petani panen padi dan dan dilanjutkan dengan merontokkan padi serta mengumpulkan hasil panen milik warga Kelurahan Sembilangan Kecamatan Kota Bangkalan seluas lahan 1 Ha intonasi sebesar 8 ton siap kirim.
Sedangkan Danramil 0829-13/ Arosbaya Kapten Inf Heriyanto beserta Babinsa melakukan upaya pendekatan untuk mengoptimalkan Sergab Bulog ke pemilik padi H Mat Nawir di Desa Gili Timur Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan.
Dalam pelaksanaan tugasnya, masing-masing Danramil hingga Babinsa bukan saja sebagai pendamping Kelompok Tani, bahkan Babinsa juga turun ke sawah. Dengan harapan masyarakat atau petani agar ikut serta dalam mensukseskan program Sergab ke Bulog dan Program Swasembada Pangan di Kabupaten Bangkalan.
“Danramil hingga Babinsa turun langsung ke lokasi panen dan ke petani. Supaya hasil panen petani dapat langsung diserap Bulog dalam memenuhi target sergap,” ungkap Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Sunardi Istanto, saat dihubungi melalui hanphone Jum’at (7/4/2017).
Tekhnis pelaksanaan di lapangan ungkap Dandim, sasaran berbeda di setiap desa yang sedang mengalami musim panen dan bergerak secara serentak ke lokasi siap panen.
“Kita pastikan setelah ada koordinasi dengan Bulog menyatakan siap membeli dengan sistem pembayaran cash di lapangan kepada petani,” ungkap Dandim.
Penerapan sistem tersebut yang telah dikoordinasikan dengan beberapa instansi terkait diharapkan dengan pola seperti ini hasil gabah yang dicapai akan lebih baik.
Lebih lanjut Letkol Inf Sunardi Istanto, mengatakan bahwa “penting bagi Babinsa untuk mengetahui tentang serapan gabah dan beras di masing-masing wilayah, agar petani dihimbau untuk menjual gabahnya atau berasnya ke Bulog dan mitra bulog,” tegasnya.
Upaya penyerapan gabah tersebut dengan mengupayakan seluruh jajaran Koramil 01 hingga 18 bersama tim gabungan yang terdiri dari personel masing-masing dari Babinsa, Distan, Upsus dan Bulog.
Seperti yang dilakukan Babinsa Serda M. Safii dan Sertu Suwarjo dari Koramil 0829-01/Kota jajaran Kodim 0829/Bangkalan, membantu petani panen padi dan dan dilanjutkan dengan merontokkan padi serta mengumpulkan hasil panen milik warga Kelurahan Sembilangan Kecamatan Kota Bangkalan seluas lahan 1 Ha intonasi sebesar 8 ton siap kirim.
Sedangkan Danramil 0829-13/ Arosbaya Kapten Inf Heriyanto beserta Babinsa melakukan upaya pendekatan untuk mengoptimalkan Sergab Bulog ke pemilik padi H Mat Nawir di Desa Gili Timur Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan.
Dalam pelaksanaan tugasnya, masing-masing Danramil hingga Babinsa bukan saja sebagai pendamping Kelompok Tani, bahkan Babinsa juga turun ke sawah. Dengan harapan masyarakat atau petani agar ikut serta dalam mensukseskan program Sergab ke Bulog dan Program Swasembada Pangan di Kabupaten Bangkalan.
“Danramil hingga Babinsa turun langsung ke lokasi panen dan ke petani. Supaya hasil panen petani dapat langsung diserap Bulog dalam memenuhi target sergap,” ungkap Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Sunardi Istanto, saat dihubungi melalui hanphone Jum’at (7/4/2017).
Tekhnis pelaksanaan di lapangan ungkap Dandim, sasaran berbeda di setiap desa yang sedang mengalami musim panen dan bergerak secara serentak ke lokasi siap panen.
“Kita pastikan setelah ada koordinasi dengan Bulog menyatakan siap membeli dengan sistem pembayaran cash di lapangan kepada petani,” ungkap Dandim.
Penerapan sistem tersebut yang telah dikoordinasikan dengan beberapa instansi terkait diharapkan dengan pola seperti ini hasil gabah yang dicapai akan lebih baik.
Lebih lanjut Letkol Inf Sunardi Istanto, mengatakan bahwa “penting bagi Babinsa untuk mengetahui tentang serapan gabah dan beras di masing-masing wilayah, agar petani dihimbau untuk menjual gabahnya atau berasnya ke Bulog dan mitra bulog,” tegasnya.


Posting Komentar