PORTAL-KOMANDO.COM,.PURBALINGGA,.Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen menjalankan amanat konstitusi dengan melaksanakan pendidikan kader bela negara.
Bupati Purbalingga H.Tasdi mengatakan pihaknya secara bertahap berencana membentuk 3000 kader bela negara di Purbalingga, mereka adalah pemuda pemudi dari 18 Kecamatan di Purbalingga.Pernyataan Bupati H.Tasdi tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Upacara Pengukuhan Kader Bela Negara, Selasa (24/1) yang bertepatan dengan hari Lahir Panglima Besar Jenderal Soedirman di Desa Bantarbarang Kec.Rembang Kab.Purbalingga.
540 kader bela negara angkatan pertama telah menjalani pelatihan selama dua minggu tersebut dikukuhkan langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu.
Disamping mereka dikukuhkan sebagai kader bela negara, mereka juga memperoleh sertifikat kader bela negara yang diserahkan secara langsung kepada perwakilan peserta kader bela negara oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia."Angkatan pertama kader bela negara yang telah mengikuti pendidikan dan latihan selama dua minggu dikukuhkan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu", kata Bupati Purbalingga.
Pelaksanaan pendidikan dan latihan kader bela negara menurut Bupati Purbalingga, untuk menindaklanjuti amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 ayat 3 Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pertahanan dan keamanan negara.serta pasal 30 ayat 1 Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengharapkan generasi muda Purbalingga yang berpengetahuan dan berkesadaran dalam membela bangsa dan negara Indonesia, karenanya materi pendidikan dan latihan yang diberikan kepada peserta lebih mengedepankan transformasi wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter bangsa.Diantaranya materi Pancasila, UUD 1945, UU Pertahanan Negara, Sosialisasi bahaya narkoba, Empat Pilar Kebangsaan serta materi penanggulangan bencana alam. Disamping itu, pengetahuan intelijen, pengetahuan dasar SAR, dan PBB. "Kami ingin para generasi muda Purbalingga mempunyai semangat dan nilai-nilai kepahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman", ungkapnya.
Kader bela negara Purbalingga yang dikukuhkan sebanyak 540 orang tersebut dididik selama dua minggu bertempat di Bumi Perkemahan Munjul Luhur Kutasari Purbalingga beberapa waktu lalu.
Salah seorang peserta, Ahmad (28') kader dari Desa Penusupan Kec.Rembang sangat antusuas dan semangat mengikuti pendidikan dan latihan kader bela negara tersebut. Dikatakannya bahwa ia mengikuti kegiatan tersebut atas inisiatif dan keinginannya sendiri. Dia yang dulu bercita-cuta ingin menjadi prajurit TNI, mengaku setelah mendapat pendidikan dan pelatihan kader bela negara ini semangat patriotismenya bangkit untuk membela bangsa dan negara. "Kami dididik dan dilatih untuk menjadi orang yang berdisiplin tinggi, kami terlatih untuk itu dan kami semakin cinta pada tanah air", ungkapnya.
Posting Komentar