Home » » Menhan : Kesadaran Bela Negara Warga Bangsa Penting Dilakukan Sejak Dini

Menhan : Kesadaran Bela Negara Warga Bangsa Penting Dilakukan Sejak Dini

Written By ANDI on 25 Jan 2017 | 10:43 AM

PORTAL-KOMANDO.COM,.Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Riyamizard Ryacudu pada Selasa (24/1) mengukuhkan Kader Bela Negara Purbalingga dan sekaligus membuka Festival Pangsar Jenderal Soedirman, berlangsung di Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman Desa Bantarbarang Kec.Rembang Kab.Purbalingga.
Pengukuhan kader Bela Negara Purbalingga diikuti 540 orang para generasi muda yang berasal dari seluruh Kecamatan diwilayah Purbalingga.
Pengukuhan Kader Bela Negara ditandai dengan penyiraman kembang dan penyematan baret Kader Bela Negara oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Riyamizard Ryacudu dan Bupati Purbalingga H.Tasdi kepada perwakilan peserta Kader Bela Negara yang telah mengikuti pendidikan kader tersebut.
 
Upacara pengukuhan Kader Bela Negara Purbalingga dihadiri Dirjen Renhan Kemenhan Marsda TNI M.Syaugi, Dirjen Kuathan Kemenhan Mayjen TNI Bambang Hartawan, M.Sc, Dirjen Pothan Kemenhan Dr.Sutrimo, Wakil Rektor Unhan Laksda TNI Rusmali, Dir Bela Negara Kemenhan Laksma TNI M.Faisal, Karoum Kemenhan Brigjen TNI Dessano Indra Sakti, Karo TU Kemenhan Brigjen TNI Ida Bagus Purwalaksana beserta staf Kemenhan lainnya, Kasdam IV/Dip Brigjen TNI Joni Supriyanto, Kasrem 071/Wk, Pa Laksa Lanal Clp, Waaster Kasdam IV/Dip, Bupati Purbalingga H.Tasdi dan Wakil Bupati beserta Forkopimda dan SKPD Purbalingga, keluarga Pangsar Jenderal Soedirman, prajurit TNI, anggota Polri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, ormas, mahasiswa, pelajar dan masyarakat Purbalingga.
Menhandalam sambutannya menyatakan apresiasi dan mendukung agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan harapan program bela negara dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat di wilayah Purbalingga.
"Kader bela negara dibutuhkan untuk menghadapi ancaman nyata yang sedang dihadapi bangsa ini. Ancaman tersebut seperti terorisme dan radikalisme, separatisme dan pemberontakan bersenjata, bencana alam dan pelanggaran wilayah yang dilakukan negara lain", ungkapnya.
Perompakan dan pencurian sumber daya alam, wabah penyakit, perang cyber dan intelijen, peredaran dan penyalahgunaan narkoba, lanjutnya.

"Dalam menghadapi ancaman-ancaman tersebut maka perlu dilakukan upaya-upaya untuk menangkal dan mengantisipasi yang salah satu upayanya yang diyakini paling efektif dengan meningkatkan kesadaran Bela Negara kepada seluruh rakyat Indonesia. Kesadaran bela negara sangat penting yang harus dan perlu ditanamkan sejak dini kepada rakyat Indonesia khususnya kepada para generasi muda bangsa sebagai penerus perjuangan bangsa kedepannya", sambungnya.

"Penanaman nilai-nilai kesadaran bela negara sebagai pondasi kekuatan bangsa dalam menjaga tetap tegak utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta untuk menjamin keselamatan bangsa dari tantangan dan ancaman bangsa dan sebagai modal membangun bangsa menjadi bangsa yang maju, mandiri, berkepribadian serta berbudaya", terangnya.

Dikatakan pula bahwa bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara. Karenanya penyelenggaraan pendidikan kader bela negara penting untuk dilakukan agar terwujud ketahanan bangsa yang kuat.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan RI juga menyampaikan beberapa penekanan kepada Kader Bela Negara yakni agar senantiasa tanggap terhadap perubahan-perubahan yang sangat cepat di era modernisasi dan menjadi agen perubahan yang dapat menjadi tauladan disetiap lingkungan pergaulan. Meningkatkan kompetensi diri sebagai modal unggul dan kompetitif yang berwawasan kebangsaan dan berjiwa bela negara serta memiliki konsep yang berkontribusi nyata sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 
Sebagai generasi muda bangsa yang merupakan garda terdepan dalam pembangunan bangsa, perlu ditanamkan nilai-nilai bela negara guna menangkal berbagai ancaman terhadap keselamatan dan keutuhan bangsa dan negara. 
Para kader bela negara yang telah mendapat pengetahuan bela negara agar menyalurkan dan mensosialisasikan bela negara kepada masyarakat lainnya dilingkungan masing-masing sehingga dengan hal seperti kesadaran bela negara pada masyarakat luas akan meningkat. Disamping itu, kita sebagai warga bangsa jangan melupakan bahwa kita lahir, besar dinegara yang kita cintai ini, Indonesia. Karenanya keberadaan NKRI harus kita pertahankan sampai kapanpun.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando