Pekalongan
- Untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor, sejumlah anggota TNI
dari Koramil 14 kandangserang yang terdiri dari Bati Tuud dan Babinsa
bersama Polri,BPBD dan masyarakat melaksanakan karya bhakti pembersihan
material yang menutupi badan jalan hingga mengakibatkan arus lalu lintas
lumpuh total,bertempat di Dk. Kembang, Ds. Bodas, Kec. Kandangserang,
Kab.pekalongan,sabtu (20/1/18 )
Bencana
tanah longsor terjadi karena intensitas hujan yang tinggi, ditambah
stuktur tanah yang mudah longsor terjadi pada senin ( 8 /1 ) dan longsor
susulan pada selasa ( 16 /1 ) yang mengakibatkan longsoran sepanjang
150 meter dan membuat akses jalan yang menghubungan dua desa yaitu desa
Bodas menuju desa Klesem tertutup total.
Menurut
Danramil 14 Kandangserang Kapten Inf Imam Subechi,menjelaskan bahwa
kegiatan tersebut bersifat hanya sementara , agar jalan bisa dilalui
untuk sementara, karena tidak adanya alat berat yang memadai.
"Kegiatan
ini dilaksanakan hanya sifatnya sementara saja, untuk membuka jalan
agar bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan bermotor, karena alat yang
kurang mendukung sehingga hasilnya kurang maksimal dan kita membutuhkan
alat berat untuk membuka jalan ini agar bisa normal seperti sedia
kala,"ujarnya.
Sementara
itu, kepala desa Bodas Buang Wijaya dan Kepala desa klesem ibu Suyati
bersepakat akan menyampaikan permohonan kepada Bupati Pekalongan untuk
mendatangkan alat berat.
"Guna
melanjutkan pembersihan longsoran tanah yang jumlahnya cukup banyak dan
apabila terjadi hujan terus menerus dimungkinkan akan terjadi susulan
tanah longsor maka kami akan memohon kepada bapak Bupati agar segeta
mendatangkan alat berat agar jalan bisa segera kembali normal,"jelas
Buang.**red(rusg99)


Posting Komentar