PK,.Surabaya, 22 Desember 2017 ,.Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-89 memimpin jalannya upacara militer, dengan Komandan Upacara yaitu Letkol Laut (S/W) Santi dan Pengibar Bendera dari Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), bertempat di Dermaga Madura Koarmatim, Ujung Surabaya. Jum’at, (22/12/2017).
“Tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan dan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tenteram, damai adil dan makmur, sebagaimana di deklarasikan pertama kali dalam kongres perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta”, ungkapnya.
Setelah melaksanakan upacara peringatan Hari Ibu ke-89, Pangarmatim langsung mengambil apel khusus, dalam rangka menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2018. Laksda TNI Didik Setiyono menyampaikan di penghujung bulan Desember 2017 ini, khususnya umat Kristiani akan merayakan Hari Raya Natal, karena itu saya secara pribadi dan selaku pemimpin Koarmatim mengucapkan Selamat merayakan Natal Tahun 2017 bagi seluruh prajurit dan ASN Koarmatim yang beragama Kristiani, semoga perayaan Natal nanti dapat dirayakan dalam suasana kekeluargaan, damai dan aman.
Selanjutnya, Pati berbintang dua tersebut juga berpesan berkaitan dengan Hari Libur Bersama, saya mengingatkan dan tekankan kepada seluruh prajurit dan ASN Koarmatim yang akan melaksanakan perjalanan libur, untuk memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan personel maupun materiil. “Perhatikan dan lengkapi diri dengan surat-surat pribadi maupun kendaraan, cek kondisi kendaraan serta patuhi aturan lalu lintas selama dalam perjalanan. Saya berharap pada saat berangkat dan kembali dari perjalanan, seluruh prajurit dan ASN Koarmatim kembali dalam keadaan sehat dan selamat”, harap Pangarmatim.
Bagi personel yang sedang melaksanakan tugas, agar tetap waspada, meningkatkan Purba Jaga baik penjagaan di KRI maupun di Pendirat. Disamping itu, memasuki tahun politik di 2018, seluruh prajurit agar menjaga netralitas TNI dan tidak masuk ke dalam kancah politik praktis. Kewajiban prajurit TNI AL adalah menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif bagi pelaksanaan proses demokrasi nasional.
Hadir dalam acara tersebut, Kasarmatim Laksma TNI Roberth W. Tappangan, S.H., Irarmatim Kolonel Laut (T) Amrein, Koorsahli Pangarmatim Kolonel Marinir Tory Subiyantoro, Para Pejabat Utama Koarmatim, Para Komandan Satuan Jajaran Koarmatim, dan Para Komandan KRI yang berada di Pangkalan.
Posting Komentar