PK,.(Penkostrad. Kamis, 2 November 2017). Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 89 jatuh pada tanggal
28 Oktober 2017, dengan tema Pemuda Tolak Radikalisme, Miras vdan Narkoba Serta
Sex Bebas, Peringaatan dilaksanakan di lapangan Kabupaten Keerom diperingati
pada Senin (30/10) kemarin.
Peringatan kali ini ditandai dengan
kegiatan upacara bendera yang diikuti jajaran ASN Pemkab Keerom, TNI dan Polri,
serta kalangan sipil dan pelajar dari tingkat SD, SLTP dan SLTA di Lapangan
Upacara Pemkab Keerom di Jl. Trans Papua, Arso, Keerom.
Pada kesempatan kali ini, Bupati
Keerom Drs. Celsius Watae MH, bertindak selaku inspektur upacara dalam
arahannya membacakan amanat Menpora Imam Nahrowi, Bupati Keerom mengemukakan
bahwa belajar dari pemuda-pemuda Indonesia ditahun 1928, dengan segala
kekurangan kendala baik alat komunikasi dan jarak namun mereka bersatu dan
menyatakan persatuan bangsa, bahasa, dan Negara Indonesia.
Namun fakta sejarah menunjukkan
bahwa sekat dan batasan-batasan tersebut tak menjadi halangan bagi pemuda
Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia, inilah yang kita sebut
dengan Berani bersatu,ungkapnya.
Tak lupa generasi muda diingatkan,
Namun anehnya dengan berbagai kemudahan yang kita miliki har ini, kita justru
lebih sering berselisih paham, Mudah sekali memvonis orang, mudah sekali
berpecah belah Untuk itu ia mengajak pemuda-pemudi Indonesia kembali bersatu
sesuai tema HSP, pemuda Indonesia berani bersatu dan Saatnya kita berani
bersatu untuki kemajuan dan kejayaan Indonesia,pesannya.
Pada kesempatan tersebut Forkompinda
yang hadir diantaranya Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum, Ketua DPRD Keerom,
Syahabuddin, Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto, Dansatgas 410/ALG, Letkol
Inf. M. Hery Amrullah, Wadansatgas 432/WSJ, Kapt. Inf Alif Djibril, Ketua KNPI
Keerom, Hans Sumel, dan tamu undangan lain.
Pada kesempatan tersebut, para
pemuda-pemudi dan masyarakat di Keerom juga membuat pernyataan untuk menolak 3
hal, melalui bentangan spanduk yang dibawa para purna Pasikbra Kab Keerom.
Yaitu Di Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017 ini, kami generasi muda,
pemerintah, adat masyarakat dan agama menolak 1. Faham Radikalisme, 2. Miras
dan Narkoba, 3. Sex Bebas.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan
penampilan juara lomba tari Aster HSP 2017 dari tingkat SD, dilanjutkan
pemusnahan Miras, penyerahan hadiah-hadiah lomba dalam rangka Hari Sumpah
Pemuda 2017.


Posting Komentar