Sebanyak
6 personel prajurit dari satuan tempur Kompi Kavaleri Serbu (Kikavser) 2
selama 3 pekan ini telah menjadi keluarga barunya.Keenam prajurit
tersebut tinggal menetap, makan tidur dan beraktivitas di rumahnya
selama program kegiatan TMMD reguler ini berlangsung. “Sejak bapak-bapak
tentara ini tinggal serumah dengan keluarga kami, suasana rumah jadi
nggak sepi. Saban malam saya dan bapak-bapak tentara ini ngobrol sembari
ngopi di teras rumah. Bicara apa saja. Saya justru punya banyak
pengetahuan tentang Indonesia, tentang pentingnya cinta tanah air dan
bela negara dari bapak-bapak tentara yang tinggal di rumah saya,” terang
Subagio.
Diungkapkan
Subagio, kendati para prajurit Satgas TMMD Reguler Kodim Bantul tinggal
di rumahnya, ternyata para prajurit tidak ingin dianggap tamu serta
diistimewakan. Para prajurit justru terkadang membantunya membersihkan
rumah, menyapu dan mengepel atau menyiram halaman. Demikian ada juga
yang membantu memasak di dapur untuk sarapan atau makan malam.
“Sungguh,
saya sempat tidak percaya ketika bapak-bapak tentara ini justru
membantu memasak sayur dan memasak lauk untuk sarapan pagi kami semua.
Demkian juga ketika kami hendak makan malam bersama. Beberapa diantara
bapak-bapak tentara ini justru membantu isteri dan anak perempuan saya
memasak di dapur. Bapak tentara ini tidak mau dianggap tamu,” sambung
Subagio.
Sehingga, dengan
suasana yang begitu akrab dan guyun tersebut, keluarga Ponidin
benar-benar merasa bangga. Bahkan anak-anaknya cepat sekali akrab dengan
prajurit yang tinggal di rumahnya. “Saya sudah menganggap seluruh
bapak-bapak tentara ini bagian dari keluarga saya. Semoga jalinan kami
tidak hanya saat TMMD saja. Harapan saya terus langgeng meski
bapak-bapak tentara kembali pulang,” tandasnya.
Sementara,
prajurit Kikavser 2 merasakan tak jauh beda dengan yang dirasakan oleh
Ponidin. Mereka merasa sudah memiliki keluarga baru. Pagi dan malam
makan bersama, nonton tv bersama dan bercanda.

Posting Komentar