Sejumlah
prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal
Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-99 Kodim 0729/Bantul, yang saat ini
tinggal menetap bersama warga di Dusun Kajor dan Dusun Nawungan, Desa
Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul selama TMMD Reguler
berlangsung mulai makin akrab dan menyatu dengan wargas setempat.
Tidak
hanya dalam pelaksaan TMMD Reguler saja prajurit Satgas dan Warga
bersatu padu, bahu membahu dan bergotong-royong menjalankan penyelesaian
sasaran fisik. Namun lebih dari itu, diluar kegiatan TMMD Reguler
prajurit Satgas pun masih saja menyatu. Hubungan diluar TMMD bahkan jauh
lebih hangat, lebih harmonis.
Prajurit
yang tergabung dalam Satgas TMMD reguler yang terdiri dari Yon Armed 3,
Lanal Yogya, Den Zibang, Zipur dan Lanud Yogyakarta tampak bukan
seperti “tamu” di tengah masyarakat Desa Selopamioro. Dalam hitungan
hari saja, masyarakat dan prajurit Satgas TMMD bagai keluarga. Apalagi
saat ini sdh menginjak pekan keempat.
Hal
ini dibuktikan, seluruh prajurit yang menginap (tinggal) di rumah warga
juga turut melibatkan diri dalam latihan seni karawitan yang
diselenggarakan di Balaidesa Selopamiro. Prajurit turut bergabung dengan
warga serta seniman maupun seniwati wilayah setempat.
Tak
ayal, fenomena yang baru sekali ini terjadi di Dusun Kajor dan Dusun
Nawungan membuat masyarakat setempat menjadi senang. Latihan karawitan
yang biasanya hanya diikuti beberapa warga saja, malam itu cukup ramai.
“Sebagai
prajurit TNI yang juga sebagai tentara rakyat, sudah selayaknya kami
juga menyatu dengan warga, khususnya para seniman-seniwati dalam
melestarikan dan nguri-nguri kabudayan. Karawitana dalah kebudayaan
tradisional yang harus dipertahankan sebagai salah satu jati diri
bangsa,” terang Kasdim Bantul, Mayor Inf Suwarno.

Posting Komentar