“Waktu
berjalan cepat sekali. Tak terasa sudah satu bulan bapak-bapak tentara
tinggal bersama keluarga kami. Dan dalam beberapa hari kedepan,
bapak-bapak tentara sudah akan pergi meninggalkan kami. Sedih
rasanya...” ucap Rochmad lirih.
“Sejak
bapak-bapak tentara ini tinggal serumah dengan keluarga kami, suasana
rumah jadi nggak sepi. Saban malam saya dan bapak-bapak tentara ini
ngobrol sembari ngopi di teras rumah. Bicara apa saja. Saya justru punya
banyak pengetahuan tentang Indonesia, tentang pentingnya cinta tanah
air dan bela negara dari bapak-bapak tentara yang tinggal di rumah
saya,” terang Rochmad.
Diungkapkan
Rochmad, kendati para prajurit Satgas TMMD Reguler Kodim Bantul tinggal
di rumahnya, ternyata para prajurit tidak ingin dianggap tamu serta
diistimewakan. Para prajurit justru terkadang membantunya membersihkan
rumah, menyapu dan mengepel atau menyiram halaman. Demikian ada juga
yang membantu memasak di dapur untuk sarapan atau makan malam.
“Sungguh,
saya sempat tidak percaya ketika bapak-bapak tentara ini justru
membantu memasak sayur dan memasak lauk untuk sarapan pagi kami semua.
Demkian juga ketika kami hendak makan malam bersama. Beberapa diantara
bapak-bapak tentara ini justru membantu isteri dan anak perempuan saya
memasak di dapur. Bapak tentara ini tidak mau dianggap tamu,” sambung
Rocmad.

Posting Komentar