Seiring
perjalanan waktu, di zaman globalisasi seperti sekarang ini, dimana
zaman ilmu teknologi semakin berkembang dan maju, tidak bisa dipungkiri
telah sedikit membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Kesadaran
untuk hidup bertoleransi, bersatu, mengedepankan budaya gotong-royong
pun mulai memudar.
Namun,
dengan hadirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler
ke-99 Kodim 0729/Bantul, yang dilaksanakan di Dusun Kajor dan Dusun
Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupanten Bantul telah
terbukti mampu mengembalikan serta mempertahankan nilai-nilai budaya
gotong-royong, kebersamaan dan toleransi yang merupakan peninggalan
serta warisan leluruh (nenek moyang) bangsa Indonesia.
Melalui
program TMMD Reguler Kodim Bantul kali ini, sejumlah target sasaran
pembangunan fisik, seperti pembuatan akses jalan yang menghubungkan 2
dusun, adalah Dusun Kajor dan Dusun Nawungan lewat proses bedah bukit,
kemudian membangun jembatan sebagai sarana penting warga, cor blok jalan
dan sasaran fisik lainnya, terbukti warga di 2 dusun itu tanpa diminta
langsung melibatkan diri. Bahu-membahu bersama prajurit TNI yang
tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD reguler Kodim Bantul.
Prajurit
TNI dan masyarakat silih berganti mencangkul, mengangkat material atau
mengaduk campuran pasir dan semen, lalu mengecor jalan atau meratasan
tanah jalan. Pemandangan indah. Demikian ketika harus melepas lelah,
prajurit TNI dan warga duduk bersama, minum dan menikmati makan siang
nasi bungkus di bawah pepohonan di lokasi TMMD reguler.

Posting Komentar