PEKALONGAN - Ada yang menarik
diperhatikan di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan belakangan
ini. Menyusul sejumlah anggota jajaran
Kodim Pekalongan bersama warga sering melakukan karya bhakti di desa tersebut.
Terlebih, di saat ada sejumlah anggota TNI yang “nyopir” alat berat dalam
rangka membenahi ruas jalan yang ada di Rogoselo.
Bagi anak-anak, TK, maupun SD, seolah mendapat hiburan baru. Sepulang
sekolah, banuak anak-nak yang ada di Rogoselo, menyempatkan diri untuk melihat dari dekat kelihaian para
anggota TNI mengoperasinal alat berat. Semula mereka (anak-anak –Red) takut
memang, hanya saja berkat sapa ramah para anggota TNI, anak-anak itu semakin akrab.
Tidak jarang anatara TNI dan ana-anak di Desa Rogoselo saling ngobrol,
bak kawan akrab yang sudah lama tidak pernah ketemu. Di kessempatan itulah
anggota TNI Pekalongan memanfaatkan untuk mengenalkan dunia tentara kepada
anak-anak, termasuk mengenalkan apa tugas sehari-harinya. Dan diinformasikan,
bahwa TNI itu asalnya dari rakyat, dan dalam bertugas sehari-hari selalu dekat
dengan rakyat untuk bersama-sama membangun NKRI.
Bahkan begitu akrabnya para personil TNI Kodim Pekalongan dengan
anak-anak Desa Rogoselo, tidak jarang dari mereka yang menyatakan kelak kepngin
jadi tentara. Amin, salah satu anak Rogoselo yang masih duduk di bangku SD
kelas 3, secara polos mengungkapkan bahwa ternyata pak tentara itu tidak galk,
bahkan mau menjadi temen anak-anak keceil. ‘’Nang suk gedhe dadi tentara yo,’’
sapa salah seorang anggota Kodim Pekalongan saat “bergumul” dengan Amin dan anak-anak
lainnya. (pendim Pekalongan).
Posting Komentar