PORTAL-KOMANDO.COM,.(Penkostrad.
Senin, 9 Januari 2016). Bencana alam yang melanda wilayah Bima, NTB telah
mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas umum seperti jembatan, jalan dan saluran
air. Seperti yang terpantau, kondisi pasca banjir di permukiman penduduk
tersebut sangat memprihatinkan. Terlihat masih nampak lumpur tersangkut di
setiap lorong atau gang-gang dan ruas jalan serta saluran air, sehingga
menyumbat saluran air dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat.
Karena itu, Pemerintah
setempat dengan dibantu TNI, POLRI, BPBD Kota Bima dan sukarelawan lainnya
berupaya melakukan kegiatan rehabilitasi dan pembangunan kembali beberapa
infrastruktur yang hancur akibat musibah bencana alam banjir tersebut.
Yonzipur 10 Kostrad
yang telah diberangkatkan dari Dermaga Ujung Surabaya pada hari Minggu (1/1)
silam merupakan salah satu satuan yang ditugaskan sebagai Pasukan Tanggap Darurat
dan Rehabilitasi pasca bencana alam banjir di Bima, NTB. Setibanya disana,
mereka menempati Posko yang berada di Gor Koni Kota Bima.
Pasukan yang
tergabung dalam Satgas PRCPB (Satuan Tugas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan
Bencana) Yonzipur 10 Kostrad ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon, Mayor
Czi Bayu Kurniawan. Sehari setelah tiba disana, pasukan yang berkekuatan 100
orang ini melaksanakan pembersihan sampah dan lumpur di beberapa kelurahan.
Mayor Czi Bayu
Kurniawan menyampaikan, “Mari kita bersama-sama melaksanakan kegiatan sosial
ini dengan penuh semangat, biarkan kaki dan tangan kita yang bekerja, bila kita
bekerja sama dengan baik dan penuh semangat maka pekerjaan akan lebih cepat
selesai”.
Selain itu beliau
selaku Komandan Batalyon Zipur 10 Kostrad ini juga menghimbau dan mengajak
seluruh masyarakat Bima untuk bersama-sama bergotong-royong membersihkan sisa
banjir. “Apabila semua masyarakat ikut melaksanakan pembersihan maka saya yakin
kondisi Kabupaten Bima akan cepat kembali normal,” Tegasnya.
Kegiatan pembersihan
sampah dan lumpur ini salah satunya dilakukan di Kelurahan Melayu. Dengan
mengerahkan 30 personel, 1 unit Backhoe Loader, 1 unit Excavator dan 6 unit Dump
Truck di sepanjang jalan Kelurahan Melayu dengan progres 60%.
Sedangkan di
titik lainnya, sejumlah 51 personel , 3 unit Backhoe Loader, 2 unit Excavator
dan 9 unit Dump Truck melaksanakan pembersihan tumpukan sampah dan lumpur di
sepanjang jalan Kelurahan Tanjung dengan progres 75%. Serta di Madrasah Nurul
Ilmi, dengan kekuatan 7 personel, 1 unit
Excavator, 2 unit Dump Truck dengan progres 25%.
Posting Komentar