Home » » Unsur Maritim Kota Semarang Gelar Apel Bersama Peringati Hari Maritim Sedunia

Unsur Maritim Kota Semarang Gelar Apel Bersama Peringati Hari Maritim Sedunia

Written By ANDI on 4 Okt 2016 | 3:14 PM



PORTAL-KOMANDO.COM,.Lantamal V (4/10),-Untuk menyatukan tekad memajukan sektor Kemaritiman di Negeri ini unsur Maritim di Kota semarang menggelar apel bersama sekaligus dalam rangka memperingati hari Maritim Sedunia di Lapangan Pancasila Semarang, Jawa Tengah, Senin kemarin.

Apel bersama dalam rangka memperingati Hari Maritim Seduni yang diperingati setiap tanggal 29 September ini, dipimpin Inspektur upacara Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, sedangkanan Komandan upacara dipercyakan kepada Mayor Laut (S) M.Pangaribuan, S.E. yang tugas kesehariaanya sebagai Ka Akun di Lanal Semarang.

Tampak hadiri dalam acara tersebut Pangdam IV Diponegoro yang diwakili oleh Dan Dim 0733 BS, Wali Kota Semarang Bapak Hendrar Prihadi,S.E., M.M., Komandan Lanal Semarang Kolonel Laut (P) Elka Setyawan, Seluruh Ketua dan Direktur Sekolah Maritim di kota Semarang, serta beberapa pejabat dari Pemprov dan dari Kepolisian. Sedangkan peserta upacara terdiri dari Lanal Semarang, Pol Air,Polsek KP 3, KPLP, Navigasi, Ksop,Basarnas,BPPI,Bea Cukai, Kajari, Pelindo, TPKS, Dinas Karantina, PIP,Polimarin,Akpelni,Stimart Amni,ATP,SMK Pelayaran AMNI.

Dalam sambutannya Gubernur Jateng mengatakan bahwa Jawa Tengah memiliki 32 pulau kecil yang tersebar di Laut Jawa dan satu pulau di Samudera Hindia, yaitu Pulau Nusakambangan. Garis pantainya juga terhitung panjang yakni 797,73 kilometer, terdiri dari 508,69 kilometer di pantai utara dan 289,04 kilometer di pantai selatan. Kondisi tersebut memberikan keuntungan di sektor kemaritiman. Tidak hanya potensi produksi garam, sektor perikanan tangkap pun sangat potensial untuk dioptimalkan.Untuk menggarap perikanan tangkap tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan berbagai program. Seperti, meluncurkan kartu BBM untuk nelayan, pemberian bantuan alat tangkap ikan, pendampingan koperasi nelayan, maupun pembangunan tempat pelelangan ikan (TPI).

Pihaknya juga mendukung ketegasan Menteri Perikanan dan Kelautan RI untuk menenggelamkan kapal pencuri ikan, sehingga keamanan laut lebih terjaga.Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan. Tidak hanya untuk memfasilitasi nelayan, namun sekaligus membangun sektor pariwisata. Di antaranya, pembangunan pelabuhan, pemenuhan kebutuhan listrik, penyediaan angkutan kapal sebagai sarana transportasi khususnya bagi wisatawan, serta memromosikan potensi bahari di provinsi ini.Pembangunan bidang maritim di Jawa Tengah juga dilakukan dengan membangun dan memperluas pelabuhan. Seperti pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Kendal untuk mendukung dan mengembangkan sektor industri.

Sebab, pelabuhan merupakan pintu gerbang perekonomian dan terminal arus barang maupun penumpang. Hal ini sekaligus upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.“Karenanya seluruh aspek kemaritiman harus bisa didayagunakan secara optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus perwujudan kedaulatan bangsa. Terus pelihara kegotongroyongan dan kerja sama di sektor maritim. Jangan pernah lelah untuk terus memberikan kontribusi dalam membangun Jawa Tengah,” tandas gubernur.

Disisi lain Komandan Lanal Semarang mengaku sangat mendukung tekad untuk membangun Indonesia kembali pada kejayaan maritim. Tentunya, hal tersebut tidak lepas dari kebersamaan seluruh unsur maritim dan aparat pemerintah yang bergerak di bidang maritim. Ebih lanjut Dan Lanal menjelaskan l“Apel ini merupakan bentuk kebersamaan dan tekad seluruh unsur maritim dan aparat pemerintah yang bergerak di bidang maritim untuk membangun Indonesia kembali pada kejayaan maritim, melalui kerja sama yang sinergis, kompak, dan penuh kebersamaan seperti yang telah diikrarkan,”.

Adapun isi Ikrar tersebut “Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, kami yang melakukan apel bersama ini menyadari bahwa Indonesia adalah negara kepulauan. Maka dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur, ideologi Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, kami membulatkan tekad untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pemberdayaan seluruh potensi maritim secara sinergi demi kemakmuran bangsa dan negara, serta membangun budaya maritim untuk mewujudkan negara kesatuan Republik Indonesia sebagai poros maritim dunia”.

Mengakhiri seluruh rangkaian Apel bersama masing masing sekolah Maritim unjuk kebolehan dengan menampilkan kebolehan memainkan Dram Band, Bela diri, dan Tarian Kolosal. Senam gemu famire yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, tamu undangan dan seluruh panitia menutup seluruh rangkaian kegiatan apel bersama unsur maritim.



Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando