PORTAL-KOMANDO.COM,.NATUNA,.(6/7),.Berbagai pesawat jet tempur milik TNI Angkatan Udara mulai lalu lalang di langit Natuna, Kepulauan Riau, memperagakan skenario Latihan Puncak TNI AU “Angkasa Yudha 2016” pada Kamis (6/10).
Angkasa Yudha merupakan nama bagi latihan tertinggi dalam tubuh TNI AU. Dalam latihan inilah, semua unsur kesatuan dalam tubuh TNI AU menunjukkan kualitas dan kemampuannya. Untuk kali ini Angkasa Yudha akan digelar di Natuna, daerah terluar Indonesia yang berbatasan dengan perairan Laut China Selatan.
Presiden Joko Widodo yang tiba di Lanud Ranai pada pukul 09.15 WIB, melakukan peninjauan Static Show Peralatan Tempur. Usai mendapat paparan, Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara Iriana, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung langsung menuju panggung acara untuk menyaksikan Manuver Latihan Tempur Angkasa Yudha 2016.Dimulai dengan pengintaian Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) yang terbang dari ketinggian 10.000 kaki terhadap keberadaan musuh. Pesawat jenis Drone ini mampu terbang sepama 12 jam tanpa henti dikendalikan Skadron 51 Lanud Supadio.
Tak begitu lama simulasi pertempuran udara 'dog fight' menyusul diperagakan, satu jet tempur jenis sweeper TNI AU berhadapan dengan dua jet tempur musuh yang mencoba masuk ke wilayah udara NKRI. Dilanjutkan dengan dua jet tempur Sukhoi Skuadron Udara 11 dan dua F-16 Skuadron Udara 16 melaksanakan simulasi pengeboman terhadap 7 target sasaran berbeda yang telah disiapkan di pantai Natuna tak jauh dari Lanud Ranai.
Aksi pengeboman dua jet F 16 dengan bom MK-2 berhasil meluncur dan mwnghancurkan target. Menyusul pesawat tempur T 51 Golden Eagle menggunakan bom MK 82 turut memborbardir target, dan Dum, target hancur berkeping menyusul asap hitam pekat membumbung di udara perairan Natuna. Tidak mau kalah pilot empat pesawat Hawk 109/209 turut ambil bagian meluncurkan roketnya menghancurkan target yang berbeda diikuti tepuk tangan fan decak kagum kami yang melihatnya.
Aksi pengeboman dua jet F 16 dengan bom MK-2 berhasil meluncur dan mwnghancurkan target. Menyusul pesawat tempur T 51 Golden Eagle menggunakan bom MK 82 turut memborbardir target, dan Dum, target hancur berkeping menyusul asap hitam pekat membumbung di udara perairan Natuna. Tidak mau kalah pilot empat pesawat Hawk 109/209 turut ambil bagian meluncurkan roketnya menghancurkan target yang berbeda diikuti tepuk tangan fan decak kagum kami yang melihatnya.
Serangan Udara Langsung (SUL), empat pesawat antigerilya Embraer EMB-314 Super Tucano memperagakan manuver dengan menukik tajam dan melepaskan bom MK-81 ke target sasaran dengan sempurna disusul empat pesawat tempur Hawk berhasil menjatuhkan bom MK-82 dengan tepatnya.
Tak berhenti sampai di situ, dari sisi darat tembakan mortir yang dilakukan terus-menerus turut pula meluluhlantahkan sasaran yang berada di laut. Meriam Oerlikon Kaliber 30mm dan rudal QW-3 pun sukses menembak jatuh dua pesawat musuh yang disimulasikan dengan menggunakan drone S-70.
@ANDI DIGUL
Posting Komentar