PORTAL-KOMANDO.COM,.SIDOARJO,.Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A melakukan
pengecekan kesiapan prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan
Tugas Pengamanan Ambalat XXI dan Pulau Terluar (Puter) XIX, di Lapangan
Apel Brigif-1 Marinir, Kesatrian Marinir R. Soehadi Gedangan, Sidoarjo.
Kamis (08/09/2016).
Kedatangan Asops Panglima TNI dan Wakapuskes TNI Laksma TNI Drg.
Andriani, Sp. Ort, beserta rombongan ini, disambut oleh Danpasmar-1
Brigjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han), Danbrigif-1 Mar Kolonel
Marinir Sugianto, S.Sos, Paban III Lat Sopsal Kolonel Laut (P) M,
Zaenal, Asops Dankormar Kolonel Marinir Edi Juardi, Asintel
Danguspurlatim Kolonel Laut (P) Nanang H, para Asisten Danpasmar-1,
Danmenart-1 Mar Letkol Marinir Ainur Rofiq serta para pejabat teras
dijajaran Pasmar-1.
Tujuan dari kedatangan Asops Panglima TNI tersebut, adalah dalam rangka
mengadakan pemeriksaan serta menyakinkan bahwa personel dan material
yang akan melaksanakan tugas TNI yaitu dalam bentuk Satgas Pam Ambalat
XXI dan Puter XIX.
Satgas Pam Ambalat XXI dan Pulau Terluar XIX yang akan berangkat pada
pertengahan bulan September ini merupakan gabungan prajurit-prajurit
terbaik Korps Marinir dari Kolak-Kolak Pasmar-1 yang sudah memenuhi
syarat penugasan diantaranya melaksanakan tes kesegaran
jasmani,kesehatan serta akademik bagi Perwira, di bawah pimpinan
Dansatgas Mar Pam Ambalat Kapten Marinir Patrick dan Dansatgas Mar Pam
Pulau Terluar XIX dipimpin oleh Kapten Marinir Khairun Andy Sinaga.
Pada kesempatan tersebut, Danpasmar-1 menyampaikan selamat datang kepada
Asops Panglima TNI beserta rombongan di Brigif-1 Mar Gedangan, serta
menyampaikan Komando Pelaksana yang berada dibawah jajaran Pasmar-1 dan
beberapa kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh Korps Marinir saat ini,
yaitu latihan Armada Jaya XXXIV.
Dalam sambutannya, Asops Panglima TNI mengucapkan selamat kepada Satgas
Mar Pam Ambalat XXI dan Pulau Terluar XIX yang telah mendapat
kepercayaan untuk menjaga keamanan pulau-pulau terluar di Wilayah Timur
Indonesia.
Lebih lanjut Asops Panglima TNI menyampaikan kepada prajurit yang
tergabung dalam Satgas bahwa tugas yang paling berat yaitu mengatasi
kejenuhan karena Satgas akan ditempatkan jauh dari keramaian di
pulau-pulau yang sedikit penduduknya bahkan tidak berpenghuni.
Dalam kesempatan itu, Asops Panglima TNI mengharapkan kepada seluruh
anggota satgas agar menjauhi perselisihan dengan masyarakat, selain itu
juga bisa menjadi bagian dari masyarakat dan mencari nilai-nilai
kearifan budaya lokal sehingga kehadiran Satgas Mar Pam Ambalat XXI dan
Pulau Terluar XIX bisa diterima masyarakat, yang tidak kalah
pentingnya, jalin Komunikasi dan kerjasama yang baik dengan satuan tugas
lain seperti Polri, TNI dan masyarakat
Disamping itu, Asops Panglima TNI juga berharap agar semua prajurit yang
tergabung dalam penugasan harus selalu berdoa, dalam rangka mengemban
tugas TNI untuk membela bangsa dan Negara. Dan semoga, didalam
melaksanakan tugas nanti selama 10 bulan atau 12 bulan kedepan tidak
mengalami suatu hambatan, kalian bisa berangkat lengkap dan kembali
dengan lengkap.
“Tugas-tugas ini merupakan implementasi jabaran dari penugasan yang
diemban TNI sesuai dengan Undang undang nomer 34 bahwa TNI mengemban
tugas, menjamin kedaulatan Negara. Didalam kedaulatan Negara ada
batas-batas, batas-batas itulah yang harus kita amankan dan diduduki,
sehingga tidak diambil oleh Negara lain. Kehadiran prajurit Marinir
yang akan melaksanakan penugasan didaerah Ambalat dan Pulau Pulau
terluar adalah tempat strategis untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan
Republik Indonesia”.tegasnya.
Posting Komentar