PORTAL-KOMANDO.COM,.JAYAPURA,.Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian memimpin Serah Terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri 751/Raider dari Letnan Kolonel Inf Nova Ismailyanto, S.I.P kepada Letnan Kolonel Inf Akmil Satria Martha Y.D pada Rabu 24 Agustus 2016 bertempat di lapangan upacara Mako Yonif 751/R.
Pangdam dalam sambutannya mnyampaikan bahwa serah terima jabatan dalam suatu organisasi termasuk dalam tubuh TNI-AD merupakan hal biasa, yang dilaksanakan dengan tetap mempertimbangkan sinkronisasi kepentingan pembinaan personel dan pembinaan satuan sesuai dengan kebutuhan guna meningkatkan kinerja organisasi. Serah terima jabatan diarahkan untuk meningkatkan kinerja satuan, sehingga kualitas hasil karya satuan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Sedangkan dalam konteks pembinaan personel diprioritaskan untuk lebih memantapkan kualitas manajerial dan kepemimpinan, memperluas wawasan serta memperkaya pengalaman bagi prajurit.
“ Saya berharap serah terima jabatan ini dapat disikapi dengan arif dan bijaksana, diikuti tekad yang tinggi untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus, ikhlas dan tetap semangat dalam melaksanakan tugas sesuai peran dan fungsinya. Tegas Mayjen TNI Hinsa Siburian ”.
Pangdam juga memberikan penekanan kepada Pejabat Danyonif 751/R yang baru yaitu harus memimpin satuan ini dengan hati dan pikiran serta sebagai guru harus mampu melatih prajuritnya dengan keras dan disiplin yang tinggi. Sebagai Prajurit TNI-AD Yonif 751/R harus menjadi sosok aparat pembina Teritorial. Kemanunggalan TNI dengan Rakyat harus tetap dijaga dengan baik. Diharapkan kehadiran TNI-AD membawa suasana damai dan manfaat bagi seluruh masyarakat Papua, itulah makna kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Sebagai seorang komandan harus mengajak seluruh anggotanya untuk melaksanakan tugas dengan baik, tetapi selalu memperhatikan kesejahteraan bagi seluruh prajuritnya.
Batalyon Infanteri 751/Raider sebagai satuan pemukul Kodam XVII/Cenderawasih mempunyai tugas pokok membina kesiapan dan kesiapsiagaan satuan, agar dapat digerakkan setiap saat dalam menanggulangi setiap bentuk ancaman terhadap integritas dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Papua. Guna mencapai keberhasilan setiap tugas tentunya seluruh prajurit harus memiliki mobilitas yang tinggi, mampu berinteraksi secara cepat, bergarak mendekati musuh secara senyap dan memiliki ketepatan dalam menentukan sasaran.
Pangdam dalam sambutannya mnyampaikan bahwa serah terima jabatan dalam suatu organisasi termasuk dalam tubuh TNI-AD merupakan hal biasa, yang dilaksanakan dengan tetap mempertimbangkan sinkronisasi kepentingan pembinaan personel dan pembinaan satuan sesuai dengan kebutuhan guna meningkatkan kinerja organisasi. Serah terima jabatan diarahkan untuk meningkatkan kinerja satuan, sehingga kualitas hasil karya satuan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Sedangkan dalam konteks pembinaan personel diprioritaskan untuk lebih memantapkan kualitas manajerial dan kepemimpinan, memperluas wawasan serta memperkaya pengalaman bagi prajurit.
“ Saya berharap serah terima jabatan ini dapat disikapi dengan arif dan bijaksana, diikuti tekad yang tinggi untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus, ikhlas dan tetap semangat dalam melaksanakan tugas sesuai peran dan fungsinya. Tegas Mayjen TNI Hinsa Siburian ”.
Pangdam juga memberikan penekanan kepada Pejabat Danyonif 751/R yang baru yaitu harus memimpin satuan ini dengan hati dan pikiran serta sebagai guru harus mampu melatih prajuritnya dengan keras dan disiplin yang tinggi. Sebagai Prajurit TNI-AD Yonif 751/R harus menjadi sosok aparat pembina Teritorial. Kemanunggalan TNI dengan Rakyat harus tetap dijaga dengan baik. Diharapkan kehadiran TNI-AD membawa suasana damai dan manfaat bagi seluruh masyarakat Papua, itulah makna kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Sebagai seorang komandan harus mengajak seluruh anggotanya untuk melaksanakan tugas dengan baik, tetapi selalu memperhatikan kesejahteraan bagi seluruh prajuritnya.
Batalyon Infanteri 751/Raider sebagai satuan pemukul Kodam XVII/Cenderawasih mempunyai tugas pokok membina kesiapan dan kesiapsiagaan satuan, agar dapat digerakkan setiap saat dalam menanggulangi setiap bentuk ancaman terhadap integritas dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Papua. Guna mencapai keberhasilan setiap tugas tentunya seluruh prajurit harus memiliki mobilitas yang tinggi, mampu berinteraksi secara cepat, bergarak mendekati musuh secara senyap dan memiliki ketepatan dalam menentukan sasaran.


Posting Komentar