Home » » Danramil dan Muspika Ngargoyoso Gelar Sosialisasi Kawasan Tanpa Asap Rokok

Danramil dan Muspika Ngargoyoso Gelar Sosialisasi Kawasan Tanpa Asap Rokok

Written By ANDI on 24 Agu 2016 | 1:37 PM



PORTAL-KOMANDO.COM,.-Karanganyar,- Komandan Rayon Militer (Danramil) 0727/09 Ngargoyoso jajaran Kodim 0727/Karanganyar bersama Muspika Ngargoyoso menggelar Sosialisasi Kawasan Tanpa Asap Rokok bertempat di Aula Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (24/8/2016)

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekcam Ngargoyoso Heru Joko, Danramil 0727/09 Ngargoyoso Kapten Cba Suryanto, Anggota Polsek Ngargoyoso Aiptu Edie, DKK Karanganyar Sri Winarno, Ka Puskesmas Ngargoyoso dr Iwan dan Kepala sekolah se Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Sekcam Ngargoyoso Heru Joko menyampaikan “kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Ngargoyoso dan sekitarnya tentang Bahaya Merokok terhadap Kesehatan.

Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan Lintas Sektor/Program terkait bahaya rokok terhadap kesehatan sertaKoordinasi Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat-tempat umum khususnya di Ngargoyoso dan sekitarnya. Kemudian untuk menjalin kerjasama yang baik lintas sektor, stakeholder maupun instansi terkait, dalam menyatukan visi dan misi untuk menentukan sistem yang tepat dalam Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat-tempat umum di Kecamatan Ngargoyoso.

Heru Joko juga menghimbau “kepada semua masyarakar agar merokokok ditempat yang telah ditentukan,” pintanya

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0727/09 Ngargoyoso Kapten Cba Suryanto juga menyampaikan bahwa "Dengan sosialisasi, mengajak masyarakat untuk tidak merokok dalam rumah, memberitahukan bahaya rokok bagi kesehatan, perlahan-lahan menjadikan kawasan tanpa rokok dengan tidak menyediakan asbak rokok, hingga tidak ada lagi iklan rokok di warung-warung," kata dia.

Sedangkan nara sumber DKK Karanganyar Sri Winarno menjelaskan bahwa rokok menyebabkan penyakit kanker paru-paru, penyakit jantung iskemik, kanker mulut,kanker rahim, ashma dan sebagainya.

Lebih lanjut, Sri Winarno menyampaikan dampak negatif rokok diantaranya “Menurut WHO terdapat 1 orang perokok meninggal pada setiap 8 detik, terdapat 1 dari 2 perokok yg akan mengalami kematian prematur dan rokok dapat menyebabkan lebih dari 50 gangguan kesehatan dan 20 kondisi fatal,” jelasnya

“Untuk kawasan bebas rokok sesuai “pasal 115 ayat 1 UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan menyebutkan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan. Ada 3 cara berhenti merokok diantaranya berhenti seketika, menunda, mengurangi,” imbuh Sri Winarno.

Di tempat yang sama Kelapa Puskesmas Ngargoyoso dr Iwan juga menyampaikan materi “Implementasi Kawasan Tanpa Rokok ( KTR)”, yang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian, meningkatkan produktifitas kerja, mewujudkan kualitas udara yang sehat dan bersih, menurunkan angka perokok dan mencegah petokok pemula, dan mewujudkan generasi muda yg sehat

Lebih lanjut, dr Iwan, menyampaikan “Penerapan KTR diantanya penyampaian pesan KTR melalui poster, tanda larangan merokok, pesan audio, teks berjalan, Penyediaan tempat bertanya serta pelaksanaan pengawasan KTR,” pungkasnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando