PORTAL-KOMANDO.COM,.-Yogyakarta. Latihan Menembak merupakan kewajiban yang ada pada setiap prajurit. Kemampuan Pribadi dalam pengunaan dan kemampuan harus tetap terjaga.
Selama 2 hari Kamis-Jumat (25-26/8/16) Para personel Kodim 0731/ Kulon Progo, beserta jajaran DenKes DKT. mengadakan latihan menembak. Hal ini sesuai program dan perencananya setiap triwulan,untuk seluruh personel di wilayah Kodim 0731/Kulon Progo di haruskan dan wajib berlatih menembak baik yang berada di staff ,maupun di lapangan. Latihan rutin ini di laksanakan,di Lapangan Tembak Sentolo, Kulonprogo. 250 tentara ini, mengasah kemampuan,baik menggunakan senjata laras Panjang maupun laras pendek. Jenis senjata SS 1 dan Pistol FN 46.Untuk jenis senjata laras panjang ,setiap personel di bekali dengan 16 butir amunisi. 6 koreksi dan 10 penilaian. Ujian dan latihan dengan ini dengan sikap tiarap. Dengan jarak tembak 100m.
Sedangkan untuk senjata laras pendek (FN),latihan menembak ini dengan jarak tembak 25m,posisí berdiri 2 tangan. Dari latihan yang terarah dan rutin ini diharapkan kemampuan setiap personel dalam menembaknya dapat terpelihara, maksimal dan meningkat kemampuan menembaknya.
Perwira yang bertanggung jawab dari latihan ini masing masing. Komandan latihan menembak senapan laras panjang, Kapten Inf Nurhadi Wijaya (DanRamil Kalibawang)
Menurut, selaku Koordinator senapan laras panjang di lapangan tembak Sentolo mengatakan “Latihan ini sebagai salah satu bentuk pembinaan personel khususnya bidang menembak agar selalu terpelihara kemampuanya dan ini wajib dari setiap personel, di lakukan per triwulan” ujar Kapten Inf Nurhadi Wijaya
Dalam latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) para personel tetap harus mengutamakan sisi keamanan, baik keamanan terhadap rekan sesama dalam kegiatan,maupun keamanan personel itu sendiri.
Banyak hal yang menjadi faktor dasar penilaian, cara membawa senjata,pengisian,pengosongan semua senjata harus dicek. Terlebih bila senjata telah selesai di pergunakan, harus ditempatkan pada tempat yang aman.Sebaik dan sebagus apapun Latihanya, tanpa mengutamakan keamanan,maka personel di anggap gagal dalam menjaga keamanan diri sendiri.
Dari latihan ini juga tampak,pimpinan menembak (Pimbak) dan Pengawas Lajur mengawasi ketat Pelaksanaan latihan menembak.
Termasuk kesiapan para personel bagian perbekalan (Denpal) sudah siaga,bila ada laporan senjata yang mengalami gangguan. (NSR/)(Bang Natsir)
Posting Komentar