PORTAL-KOMANDO.COM,.-Palangka Raya, Kaum perempuan
saat ini tidak harus berada di dalam rumah saja, tetapi harus mampu
menunjukkan kemampuan serta keterampilannya. Bahkan mampu meraih
prestasi yang membanggakan.
Sehinga tidak boleh kalah dengan kemampuan
para kaum adam. Tidak ada halangan bagi perempuan mana pun untuk
menjadi lebih maju dalam berbagai bidang. Begitu pula sebagai sitri
anggota TNI juga tidak ada larangan. Denga begitu, mereka dapat menjadi
contoh bagi masyarakat.
Dalam acara Dialog interaktif putri indonesia lingkungan hidup 2015
pada hari sabtu lalu (12/9) Pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Makorem
102/Pjg Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 102 PD XII/Tpr
Nancy Purwo Sudaryanto mengatakan, pihaknya berusaha memberikan motivasi
juga ingin para istri anggota TNI agar bisa maju dan lebih baik lagi.
Saat ini para istri prajurit juga dituntut untuk lebih pintar, sehingga
mampu mendukung kinerja suami.
Tidak ada lagi anggapan bahwa harus berada di dapur dan merawat anak-anaknya saja. Dengan adanya kegiatan dialog ini mereka nantinya dapat mengambil hikmah yang diberikan oleh berbagai sumber. Kami ingin mereka juga pintar dan wawasannya lebih luas, tidak hanya bagi istri TNI saja tetapi juga putra-putrinya yang mulai beranjak dewasa. Mereka juga dapat berprestasi seperti perempuan lainnya.
Sementara itu putri lingkungan 2015 Chyntia Fabyola mengucapkan, keberhasilan yang didapatnya ini juga tidak serta merta begitu saja, butuh perjuangan yang cukup panjang. Sebagai perwakilan dari Kalimantan yang mampu meraih prestasi juga turut bangga, karena diberikan kesempatan untuk bersaing dengan perempuan lainnya.
Saat ini kaum perempauan tidak hanya harus pasrah dengan keadaan, namun juga harus diberikan peran untuk bisa lebih maju. Semoga kaum perempauan khususnya istri TNI juga mampu berprestasi dalam berbagai hal.
Tidak ada lagi anggapan bahwa harus berada di dapur dan merawat anak-anaknya saja. Dengan adanya kegiatan dialog ini mereka nantinya dapat mengambil hikmah yang diberikan oleh berbagai sumber. Kami ingin mereka juga pintar dan wawasannya lebih luas, tidak hanya bagi istri TNI saja tetapi juga putra-putrinya yang mulai beranjak dewasa. Mereka juga dapat berprestasi seperti perempuan lainnya.
Sementara itu putri lingkungan 2015 Chyntia Fabyola mengucapkan, keberhasilan yang didapatnya ini juga tidak serta merta begitu saja, butuh perjuangan yang cukup panjang. Sebagai perwakilan dari Kalimantan yang mampu meraih prestasi juga turut bangga, karena diberikan kesempatan untuk bersaing dengan perempuan lainnya.
Saat ini kaum perempauan tidak hanya harus pasrah dengan keadaan, namun juga harus diberikan peran untuk bisa lebih maju. Semoga kaum perempauan khususnya istri TNI juga mampu berprestasi dalam berbagai hal.
Posting Komentar