Cilacap
- Berbagai upaya yang dilakukan Polri - TNI, Pemerintah Kabupaten
Cilacap, serta Komponen masyarakat lainnya untuk menyukseskan gelaran
pesta demokrasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang
saat ini mulai berlangsung. Salah satunya, dengan cara menggelar Dzikir
dan Doa Bersama, Jumat (23/02) malam.
Sejumlah
pihak ikut dilibatkan dalam acara yang dilangsungkan di halaman
Mapolres Cilacap tersebut. Antara lain, Kapolda Jawa Inspektur Jenderal
Polisi Drs. Condro Kirono, M.M.,M.Hum,
Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Yudi Purwanto, Komandan Lanal Cilacap Kasdim
0703/Cilacap beserta para Perwira dan anggota Jajaran Kodim
0703/Cilacap, para Kapolsek dan anggota jajaran Polres Cilacap, tokoh
agama, tokoh masyarakat serta mayarakat setempat.
Do'a
dan dzikir bersama ini di gelar dalam rangka menciptakan Pilkada
serentak 2018 damai dan sukses, dengan tauziah dari Maulana Al Habib
Muhammad Lutfi Bin Ali Bin Yahya.
Bagi
warga negara yang sudah berhak memilih untuk menyampaikan haknya untuk
memilih sesuai hati nuraninya, memilih yang terbaik dari yang baik.
"Tahun
2018 ini merupakan tahun politik, diharapkan dengan memanasnya suhu
politik kita tidak boleh mempropokasi, memecah belah persaudaraan
diantara kita.
"Segala
sesuatu itu harus diawali dengan doa. Kita sedang menghadapi tahun
politik Pilkada serentak 2018, sehingga kita duduk bersama, berdoa, dan
menyatukan visi misi supaya terciptanya situasi aman, tertib, dan
lancar," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Drs Condro Kirono,
M.M.,M.Hum.
Dzikir dan
Doa bersama ini dilakukan untuk keselamatan keamanan dan ketertiban
wilayah Kabupaten Cilacap menjelang pemilihan kepala daerah Gubernur dan
Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018. Sekaligus untuk mempererat silaturahim
seluruh komponen masyarakat. [ Sty ]

Posting Komentar