Cilacap - Danramil 06/Kesugihan, Kapten Inf. Agus Sudarso berikan materi Wawasan
Kebangsaan kepada 30 anggota IPNU dan IPPNU ranting Desa Kesugihan
dalam rangka kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang dilaksanakan
di TPQ Al Hikmah, Dusun Muktisari, Kecamatan Kesugihan,Kabupaten
Cilacap, Kamis (28/12).
Dalam
materi tertema Membangun Karakter Pemuda Indonesia, Danramil
06/Kesugihan, Kapten Inf. Agus Sudarso memaparankan bagaimana
seharusnya pemuda di era globalisasi seperti saat ini dengan berbagai
modernisasi dan multi pengaruh.
“Kesiapan
mental, kesiapan pengetahuan dan wawasan akan kebangsaan sangat
dibutuhkan apabila ingin berperan serta mempertahankan keselamatan
bangsa, keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI),” paparnya.
Selain
itu, dimensi ancaman terhadap karakter pemuda sebagai generasi penerus
bangsa sangat signifikan. Hal tersebut dapat kita temui di setiap media
sosial maupun media lainnya. Dimana banyak kaum muda yang terjebak pada
berbagai permasalahan yang sangat merugikan kelangsungan bangsa ke
depan, diantaranya narkoba, isu-isu radikal, pergaulan bebas dan
lain-lain,” terangnya.
Bahkan
Danramil juga memberikan gambaran dimensi ancaman Bangsa Indonesia saat
ini dan di masa mendatang diantaranya, Proxy War yaitu perang Proxy
yang samar akan siapa kawan siapa lawan.
"Dengan
proxy war tersebut kita dibuat tidak terasa dikendalikan pihak asing
untuk mersusak persatuan dan kesatuan sebagai sendi kekuatan Bangsa
Indonesia, dengan propaganda dan isu-isu melawan kebijakan pemerintah.
Sehingga sekelompok orang tergerak untuk berunjukrasa bahkan anarkis dan
lain-lain,” tambahnya.
Belum
lagi masalah krisis energy yang mengancam dunia, kata dia lebih lanjut.
Dimana semnakin tahun penduduk dunia semakin meningkat. Sehingga
konsumsi akan energy, air dan pangan semakit meningkat pula. Sedangkan
sumber daya alamnya semakin habis, air semakin habis, tambang dan pangan
juga akan semakin habis.
“Sehingga
Negara kita yang terletak di garis equator dengan tingkat kesuburan
yang memadai dan kekayaan sumber alamnya yang banyak akan menjadi bahan
rebutan oleh Negara asing untuk diekploitasi, bahkan saat ini sudah
terjadi,” terangnya.
Kapten
Agus Sudarso juga menegaskan bahwa peran pemuda tidak boleh tidak harus
memanfaatkan waktu untuk mencari ilmu dan terus belajar. Sehingga dapat
mengelola sumber daya alam yang ada.
“Menambah
wawasan melalui kegiatan-kegiatan seperti ini misalnya. Sehingga paham
akan kondisi yang akan dihadapi. Hindari pergaulan bebas, pergaulan yang
tidak menguntungkan apalagi justru menjebak pada permasalahan Kriminal,
hukum dan lain-lain. Karena kelak anda-anda lah yang menjadi pemimpin
bangsa ini.
Karena di
pundak kalianlah tanggung jawab kepemimpinan negara di masa yang akan
datang. Sehingga tidak ada kata lain kalau ingin mempertahankan
Keselamatan Bangsa, Keutuhan dan Kedaulatan NKRI hingga akhir jaman,
pemuda kita harus memiliki kesiapan yang memadai,” tegas Kapten Agus
Sudarso.
Wawasan
Kebangsaan seperti ini, lanjutnya, adalah bagian dari Program Pembinaan
Teritorial yaitu Pembinaan Sumberdaya Manusia sebagai potensi pendukung
dalam kompartemen pertahanan Negara yang menganut Sistem Pertahanan
Semesta.
(S-Pendim Cilacap)

Posting Komentar