PK,.Pendiv2
– Bertempat di Pura Tri Buana Kertih , Mabrigif raider 9 Kostrad,
Jember, Umat Hindu Brigif Raider 9 Kostrad bersama masyarakat sekitar
melaksanakan ritual keagamaan Piodalan Tumpek Wayang. Sabtu (29/7).
Kegiatan
yang dipimpin oleh Mangku Mandala I Made Rata ini diselenggarakan
sebagai wujud rasa Syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa serta
menghormati leluhur dan para dewata dewati. Tak kurang dari 400 orang
mengikuti ritual keagamaan ini, yang terdiri dari prajurit dan Persit
Brigif Raider 9 Kostrad sebanyak 150 orang dan masyarakat sipil 250
orang.
Tumpek Wayang
merupakan salah satu hari raya suci Umat Hindu yang dirayakan setiap 6
bulan sekali. Dimana tumpek terdiri dari dua suku kata, tum dan pek. Tum
artinya kesucianya dan pek artinya putus atau terakhir. Jadi tumpek
adalah hari suci yang jatuh pada penghujung akhir Saptawara dan
pancawara seperti Saniscara Kliwon Wayang, sehingga disebutlah Tumpek
wayang.
Tumpek Wayang
adalah manifestasinya Dewa Iswara yang berfungsi untuk menerangi
kegelapan, memberikan pencerahan ke hidupan di dunia serta mampu
membangkitkan daya seni dan keindahan.
Tumpek
Wayang merupakan cerminan dimana dunia yang diliputi dengan kegelapan,
manusia oleh kebodohan, keangkuhan, keangkara murkaan. Oleh sebab itu,
Siwa pun mengutus Sangyang Samirana turun ke dunia untuk memberikan
kekuatan kepada manusia yang nantinya sebagai mediator di dalam
menjalankan aktifitasnya.


Posting Komentar