Raut
wajah sumringah nampak tersirat di wajah mbah Sarjiyem. Rumah miliknya
sudah berubah sangat drastis, dari kondisi awal berdinding bambu
berlantai tanah disulap menjadi berdinding bata berbalut semen yang
sungguh istimewa buat nenek Sarjiyem.
Keakraban
nenek Sarjiyem terhadap para anggota satgas penggarap rumahnya telah
terjalin sangat erat, "saya sudah menganggap bapak-bapak ini seperti
anakku sendiri, biarpun kenyataannya saya tidak memiliki anak, hanya
do'a yang dapat saya berikan buat bapak-bapak tentara, semoga selalu
diberikan kesehatan sehingga mampu menjalankan tugas negara dengan tidak
menemui rintangan", tegas mbah Sarjiyem.

Posting Komentar