Kemanunggalan
antara TNI dan rakyat sudah nampak begitu akrab, sehingga wajar
seandainya sejumlah warga merasa ada sesuatu yang akan hilang dalam
kehidupannya. Perasaan yang di ungkapkan warga Dusun Kajor dan Dusun
Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul itu
tidaklah berlebihan atau bukan tanpa alasan. Pasalnya kehadiran prajurit
TNI dalam melaksanakan program TMMD untuk membangun Desa Selopamioro
benar-benar membawa perubahan yang sangat signifikan bagi pembangunan
maupun keteladanan sebuah perjalanan hidup yang sangat sederhana, tetapi
terrencana dengan matang untuk menjalani keberlangsungan hidup di masa
depan.
Rasa bakal
kehilangan teman, sahabat bahkan seperti saudara dan kak juga dirasakan
oleh siswa-siswi pelajar sekolah. Para pelajar di wilayah Kecamatan
Imogiri yang beberapa hari terakhir disasar oleh tim satgas TMMD kodim
Bantul juga merasakan kesedihan seperti yang dialami warga Kajor dan
Nawungan.
“Prajurit TNI
yang melaskanakan TMMD di Selopamioro sebulan ini sangat dekat dengan
kami. Bagi kami, bapak-bapak tentara sudah seperti kakak bagi kami,
seperti ahabat dan teman. Kami akan merasakan kehilangan ketika
beliau-beliau harus pulang dan kami harus berpisah,” terang Vivi
Novianti, anggota OSIS SMU Imogiri, mewakili teman-temannya.
Pelaksanaan
program TMMD Reguler 99 Kodim 0729/Bantul tinggal hitungan hari lagi
bakal selesai. Perpisahan antara prajurit TNI yang tergabung dalam tim
Satgas TMMD Kodim Bantul tentunya akan menyisakan kebanggan yang
mendalam karena sudah hampir satu bulan ini keseharian antara warga
masyarakat dan prajurit TNI yang menjalani hidup dalam kebersamaan.

Posting Komentar