Kini
rumahnya mulai berdiri kokoh. Atap genteng sudah terpasang. Bahkan
prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Penugasan (Satgas) sudah
memasuki peroses plester tembok yang hampir rampung. Sehingga dalam
beberapa hari kedepan, rumah milik Mbah Sarjiyem sudah sempurna. Layak
ditempati dan laik ditinggali. Sederhana namun menyehatkan.
Bertahun-tahun
Mbah Sarjiyem hidup dalam serba kekurangan. Sehingga untuk memperbaiki
rumah tinggalnya tak mampu. Dan ketika rumahnya tersebut diperbaiki oleh
prajurit TNI melalui program TMMD Reguler Kodim 0729/Bantul Mbah
Sarjiyem seperti mimpi. Antara percaya dan tidak percaya.
Mbah
Sarjiyem (80) warga Kajor Wetan, yang rumahnya menjadi sasaran renovasi
rumah tidak layak huni (RTLH) dan sudah dibedah total, kini sudah
berdiri kembali lebih kokoh. Rumah yang ditempatinya awalnya berupa
gubuk bambu, reyot dan genteng bocor makala hujan turun, kini sudah
berganti dengan tembok.

Posting Komentar