PORTAL-KOMANDO.COM,.(Penkostrad.
Senin, 10 April 2017). Dalam rangka menjaga perbatasan masing-masing
kedua negara, RI-PNG, tentara dari PNG yang bertugas di Pos Kampung
Weam-PNG melakukan pertemuan dengan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan
(Satgas Pamtas) Yonif Para Raider 503 Kostrad di Pintu Gerbang
Perbatasan MM.13 Sota, Kampung Sota-Merauke, Papua-Indonesia.
Wadan
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Para Raider 503 Kostrad Kapten Inf Arifianto
didampingi 15 personil mengungkapkan, kehadiran tentara PNG di pintu
gerbang perbatasan MM.13 itu atas informasi dari Babinsa a.n Serma Parno
yang sedang melaksanakan kegiatan di sekitar patok MM 13 bahwa tentara
PNG (PNGDF) ingin bertemu dengan Wadan Satgas.
Kegiatan
ini sebagai wujud keseriusan hubungan kerjasama dan persahabatan yang
erat antara prajurit TNI yang bertugas di Pos Sota, Merauke dalam hal
ini Satgas Pamtas RI-PNG Yonif PR 503 Kostrad dengan tentara PNG
(PNGDF) yang bertugas di Pos Weam, PNG.
“Tujuan
pertemuan ini adalah untuk lebih mengintensifkan koordinasi, komunikasi
dan kerjasama yang baik antara kedua belah pihak demi terwujudnya
ketertiban dan keamanan bersama dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan
negara di wilayah perbatasan kedua negara (Republik Indonesia dan PNG),”
Ungkap Arifianto.
Dalam
pertemuan ini ada dua hal yang menjadi kesepakatan bersama kedua belah
pihak yaitu pertama, apabila ada WNI maupun warga negara PNG sebagai
pelintas batas tanpa dilengkapi dokumen resmi (imigran illegal),
sehingga tidak diijinkan untuk masuk ke wilayah negara tujuan.
“Jadi
harus segera kembali ke negaranya untuk melengkapi dokumen yang
diperlukan” katanya. selain itu, dibahas juga tentang patroli bersama
untuk pengecekan patok-patok perbatasan kedua negara,” jelasnya.
Dalam
pertemuan tersebut tidak ada koordinasi sebelumnya sehingga dari pihak
Satgas Pamtas Yonif PR 503/MK Kostrad memberikan sikap tegas kepada
PNGDF untuk dikemudian hari agar memberikan pemberitahuan terlebih
dahulu dan membawa serta Perwira dari pihak PNGDF apabila akan
melaksanakan pertemuan.
Kegiatan
tersebut berjalan dengan aman dan lancar, pihak tentara PNG berjanji
akan berkoordinasi terlebih dahulu serta melibatkan Perwira dalam
kegiatan berikutnya.


Posting Komentar