PORTAL-KOMANDO.COM,.Pendiv2
- Ada berbagai cara untuk meningkatkan kedisiplinan di kalangan siswa,
salah satunya seperti yang dilakukan siswa-siswi Madrasah Aliyah
Al-Irsyad Kabupaten Bondowoso. Sekitar 46 siswa dilatih untuk
meningkatkan disiplin, kegiatan ini diselenggarakan di Mayonif Raider
514 Kostrad, atas permintaan langsung dari Kepala Sekolah Madrasah
Aliyah Al-Irsyad Kabupaten Bondowoso.
Materi-materi
yang diberikan dalam pelatihan ini diantaranya, Wawasan Kebangsaan,
Kepemimpinan, PBB dan beberapa permainan yang membutuhkan kerja sama
tim. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk karakter para siswa,
berwawasan kebangsaan, memiliki kesadaran dalam meningkatkan ketahanan
wilayah dan memiliki rasa kebersamaan serta tidak mementingkan ego
perorangan. Selain melaksanakan pelatihan PBB, siswa juga diajari tata
cara upacara bendera dengan benar.
Kepala
Sekolah Madrasah Aliyah Al-Irsyad Widiastuti menyampaikan, “Kegiatan
ini sengaja saya minta secara langsung kepada para prajurit TNI yang ada
di sekitar kita. Hal ini bertujuan untuk membangun kedisiplinan para
siswa, serta membentuk karakter pribadi yang baik. Mengingat
perkembangan zaman saat ini sudah banyak berubah, sehingga para siswa
cenderung mengikuti kemauan diri sendiri daripada orang lain. Saya
sangat berterima kasih kepada para prajurit Yonif Raider 514 Kostrad,
yang bersedia memberikan ilmu kepada anak didik saya”, ungkapnya.
Pelatihan
ini diawali dengan pemberian materi teori secara singkat kepada para
siswa tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB). Ditambah juga dengan
pengetahuan tentang bela negara dan Wawasan Kebangsaan. Setelah para
siswa paham dengan penjelasan dari pelatih, kemudian langsung
mempraktekkan dilapangan sambil sesekali dibetulkan apabila ada gerakan
yang salah dan pada saat itu juga langsung diberikan contoh gerakan yang
benar.
Komandan Yonif
Raider 514 Kostrad, Mayor Inf Arif Harianto menyampaikan, “Pelatihan
seperti ini memang wajib diberikan sejak usia dini. Kami para prajurit
Yonif Raider 514 Kostrad, siap untuk membantu para siswa yang berada di
wilayah Kabupaten Bondowoso. Mengingat pendidikan seperti ini sangat
diperlukan, jangan sampai para generasi muda tidak memiliki pribadi yang
disiplin. Hal ini dapat menjadi bencana untuk para penerus generasi
bangsa, apabila generasi penerus tidak memiliki kedisiplinan dan Wawasan
Kebangsaan”, jelas Arif.
Arif
juga menambahkan, “Apabila dalam Peraturan Baris Berbaris saja para
siswa tidak disiplin, maka mustahil kelak akan memperoleh kesuksesan.
Ini karena semua kesuksesan akan tercapai apabila siswa mempunyai jiwa
disiplin. Karena memang, maksud dan tujuan acara pelatihan tersebut
untuk menumbuhkan sikap disiplin di lingkungan sekolah. Sehingga kelak
akan terbentuk generasi muda yang handal dan siap berkompetisi dengan
siswa dari sekolah lain”, pungkasnya.

Posting Komentar