PORTAL-KOMANDO.COM,.Jember.
Usia padi musim tanam Desember 2016 saat ini memang sudah
memasuki usia 2 bulan sehingga sangat rentan terhadap gangguan
organisme yang sering disebut organisme pengganggu tanaman (OPT) dan
dapat mengakibatkan gagal panen.
Berbagai upaya kusus dilakukan
dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional diantaranya melalui
pendampingan yang intensif dengan melibatkan TNI dalam hal ini Babinsa
bersama PPL yang selalu mendampingi petani dalam merawat lahan
pertaniannya, sehingga mampu berproduksi secara optimal.
Pada
Selasa 24/01/2017 Pukul 08.00 Wib bertempat di lahan milik Pok Tani Nusa
Indah Ds Tanggul Kulon Kec tanggul Kab Jember dilaksanakan
pendampingan penyemprotan OPT oleh Babinsa Serma Ahmad Bukhori dan PPL
Suryani, dilokasi poktani tersebut sebanyak 6 hektar telah terserang
hama wereng dari total lahan seluas 32 hektar.
Pada kesempatan
tersebut Suryani memberikan arahan terkait tata cara pengoplosan dan
cara penyemprotannya agar dapat benar-benar mematikan wereng batang yang
menyerang padi dilahan tersebut sehingga dapat tumbuh normal seperti
yang lainnya.
Dari keterangan H Mujani salah satu anggota Pok
Tani Nusa Indah menyampaikan bahwa wereng batang ini sangat berbahaya
sekali karena menghambat pertumbuhan padi, bahkan dapat mematikan pohon
padi yang secara otobatis mengancam kegagalan panen.
Untuk itu
Mujani berterima kasih sekali atas pendampingan Babinsa bersama PPL ini
mau memberikan arahan tehnis terkait bagaimana cara mengobat tanaman
sehingga diharapkan wereng yang menyerang tanaman tersebut dapat mati
dan padinya dapat tumbuh dengan baik.
Berkaitan dengan kegiatan
tersebut Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto dalam konfirmasinya
membenarkan adanya wabah organisme berupa wereng batang atau wereng
coklat yang menyerang padi petani di beberapa daerah di Kabupaten
Jember.
Untuk itu Letkol Inf Rudianto memerintahkan agar
jajarannya terutama Babinsa lebih fokus dalam pendampingan terhadap
petani, selalu berkoordinasi dengan PPL maupun UPT Pertanian setempat
apabila ada gejala hama yang mengancam kegagalan panen petani.
Saat
ini sedang musim penghujan diharapkan pertanian terutama tanaman padi
dapat berproduksi lebih maksimal dengan persediaan air yang cukup
berlimpah, untuk itu tinggal bagaimana kita melakukan tindakan
antisipatif dari serangan hama, sehingga mampu meningkatkan target
produksi pertanian untuk Kab Jember, dalam menunjang program ketahanan
pangan nasional. (sis24)


Posting Komentar