PORTAL-KOMANDO,COM,.Penkostrad, Jum’at 4 November 2016). Pembinaan Mental (Bintal) Kostrad
mengadakan Sosialisasi Zakat, Infak dan Sedekah dengan menggandeng Komisioner
BAZNAS Dr. H. Mundzir Suparta, MA di ruang Puskodal, lantai 5 Markas Kostrad
Gambir Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2016).
Kepala Pembinaan Mental Kostrad (Kabintal)
Kolonel Inf Yanuar Yusfi Herminto mengatakan, sosialisasi ini dapat memberikan
manfaat untuk semua prajurit TNI.
“Zakat memiliki banyak keistimewaan, hikmah, dan
manfaat, baik bagi pemberi zakat atau penerima zakat, maupun bagi masyarakat
luas. Ini rahmat dan karunia Allah bagi hamba-Nya yang taat atas perintah zakat
ini," kata Kolonel Inf Yanuar Yusfi Herminto.
Ia menambahkan, Kostrad siap menunaikan zakat
penghasilannya melalui BAZNAS. Setiap personel yang penghasilannya telah
memenuhi nishab atau wajib zakat akan otomatis dipotong 2,5 persen setiap
bulannya dan juga prajurit yang ingin bersedekah dan berinfak bisa melalui
Baznas.
"Ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi
Presiden No. 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di enam jenis
lembaga negara yang kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Panglima TNI
No: SE/6/IX/2014 tentang Pengumpulan Zakat di Lingkungan TNI Melalui Badan Amil
Zakat Nasional," tambanya.
Sementara itu, Komisioner BAZNAS Dr. H. Mundzir
Suparta, MA menyatakan bahwa ibadah zakat akan terasa lebih nikmat dilakukan
jika pendekatannya adalah kebutuhan, bukan semata-mata kewajiban. Karena kalau
hanya pendekatan kewajiban saja yang menjadi tolak ukur, maka akan terasa
berat.
“Zakat pada hakikatnya adalah ibadah yang
membentuk karakter manusia yang unggul. Yaitu akan meningkatkan etos kerja
(aktif-produktif, tidak malas, meninggalkan perbuatan yang tidak ada
manfaatnya) dan etika kerja (hanya mau mencari rezeki yang halal). Serta akan
meningkatkan kecerdasan emosional, spiritual, sosial dan intelektual.” Kata Dr.
H. Mundzir Suparta, MA.

Posting Komentar