Home » » KRI Bintuni 520 Dukung Latek Siswa Kodiklatal

KRI Bintuni 520 Dukung Latek Siswa Kodiklatal

Written By ANDI on 26 Okt 2016 | 10:10 AM


Keterangan Foto : Perwira KRI Teluk Bintuni sedang memberikan pengarahan kepada 624 siswa Kodiklatal yang mengikuti Lattek Pelayaran di KRI Teluk Bintuni 520

PORTAL-KOMANDO.COM,.Surabaya, 26 Oktober 2016 ------ KRI Teluk Bintuni 520 yang dikomandani Letkol Laut (P) Ahmad Muharam mendukung kegiatan latihan praktek pelayaran siswa Komando Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Rabu (26/10). Daerah tujuan praktek pelayaran yang menjadi sasaran para siswa calon prajurit matra laut ini Tanjung Jangkar, Kotabaru dan Makassar.

Latihan praktek Siswa Kodiklatal yang berjumlah 624 orang siswa dan pendukung ini akan berlangsung selama kurang lebih 14 hari dan berakhir pada 4 November mendatang tersebut dilepas langsung Komandan Kodiklatal Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M. di Dermaga Madura Ujung Surabaya.

KRI Teluk Bintuni 520 yang mendukung kegiatan para calon prajurit TNI Angkatan Laut tersebut merupakan kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) dan berada dibawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

Dari jumlah 624 siswa Kodiklatal ini merupakan siswa yang tengah menempuh pendidikan Tamtama yang terdiri dari berbagai kejuruan yaitu siswa Kejuruan Pelaut yang tengah menempuh pendidikan di Kodikopsla, Siswa Marinir yang menempuh pendidikan di Kodikmar, siswa kejuruan Teknik, Kesehatan, Pomal dan Suplai yang menempuh pendidikan di Kodikdukum.

Lattek berlayar yang dilaksanakan selama dua minggu tersebut, bagi siswa Dikmata bertujuan untuk diperkenalkan dengan kehidupan di KRI yang sesungguhnya serta peran-peran di KRI yang harus dikuasai, sehingga setelah menyelesaikan pendidikan di Kodiklatal sudah siap mengemban tugas yang diberikan. Bagi siswa Dikmata Korps Marinir, dalam Lattek layar ini 361 siswa melaksanakan debarkasi pendaratan di Tanjung Jangkar menggunakan LCVP dan 4 unit Ranratfib (2 unit LVT7 dan 2 unit BMP3F).

KRI Teluk Bintuni 520 yang dibuat PT Daya Radar Utama memiliki bobot 2.300 ton menjadi kapal jenis LST terbesar yang dimiliki TNI AL.

KRI Teluk Bintuni-52 didesain mampu membawa 10 unit Tank MBT Leopard 2A4 milik TNI AD yang berbobot mencapai 62,5 ton. Sebelumnya LST TNI AL hanya mampu membawa tank ringan dengan berat per tank hanya belasan ton. Selain itu, KRI Teluk Bintuni-520 masih bisa membawa 2 unit helikopter, kapal ini telah dilengkapi dua helipad dengan fasilitas hangar. Kapal LST ini juga mempunyai panjang 120 meter, lebar 18 meter, dengan tinggi 11 meter. Kecepatannya maksimal 16 knot, dengan main engine 2 x 3.285 kw yang ditenagai dua mesin.

Secara keseluruhan KRI Teluk Bintuni terdiri dari 7 lantai yang letaknya secara berurutan dimulai dari bawah yakni Deck A merupakan ruang untuk tangki dan ruang pasukan. Paling bawah adalah Bottom Deck yang menjadi ruang khusus mesin kapal, dan Deck B untuk pasukan. Lalu, Deck C untuk kru kapal termasuk tempat tidur dan peralatan keseharian kru kapal. Deck D juga untuk kru kapal, serta Deck E untuk komandan kapal dan para perwira. Kemudian, Deck F untuk ruang komando, dan terakhir Deck G alias top deck atau compas deck digunakan untuk meletakkan dua radar utama.

KRI Teluk Bintuni 520 dilengkapi dengan persenjataan yang dimiliki diproyeksikan untuk self defence dengan mengandalkan meriam Bofors kaliber 40/L70 mm yang ditempatkan pada bagian haluan. Kemudian ada Canon PSU kaliber 20 mm, serta dua unit SMB (senapan mesin berat) kaliber 12,7 mm. Dalam operasi tempur, kapal jenis LST dengan tugas sebagai pengangkut pasukan, material dan tank harus mendapat kawalan dari kapal-kapal jenis Combatan dari Satuan Kapal Eskorta atau Satuan Kapal Cepat.

KRI Teluk Bintuni-520 dapat dimuati 111 ABK (anak buah kapal), enam orang kru helikopter, dan masih mampu membawa pasukan sebanyak 359 orang. Untuk mengantar pasukan Marinir ke pantai, LST ini dapat membawa 4 unit LCVP (Landing Craft, Vehicle, Personnel). Untuk memudahkan loading logistik dan kargo, pada bagian depan anjungan juga dilengkapi crane.


Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando