PORTAL-KOMANDO.COM,.DISPENARMATIM,.Bogor, 23 Agustus 2016,."Reputasi dan prestasi TNI pada operasi pemeliharaan perdamaian dunia telah mendapatkan pengakuan dan apresiasi yang tinggi. Indonesia saat ini telah mengirimkan peacekeeper baik dalam bentuk kontingen, military staff dan military observer ke-9 daerah misi berbeda dari 16 misi perdamaian yang tergelar di bawah bendera PBB", jelas Asops Panglima TNI, Mayor Jenderal TNI Agung Risdhianto, M.B.A., mengawali pengarahannya.
Dihadiri oleh seluruh prajurit Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I/UNIFIL 2016 dengan Komandan Satgas Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo, S.E., dan Satgas Kizi TNI KONGA XXXVII-C MINUSCA CAR 2016 dengan Komandan Satgas Mayor Czi Widya Wijanarko di auditorium PMPP TNI setelah memimpin acara gelar kesiapan pasukan dan perlengkapan kedua Satgas di Lapangan Canti Dharma PMPP TNI.
Menurutnya, para prajurit yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda TNI merupakan prajurit prajurit pilihan untuk menjadi duta TNI maupun duta Bangsa di forum internasional, sehingga harus menjadi prioritas perhatian kita semua untuk selalu menampilkan yang terbaik.
"Selamat mengemban tugas negara. Kehormatan yang diberikan oleh negara ini harus dapat kalian buktikan dengan dedikasi dan semangat tinggi dalam setiap kegiatan", tambahnya.
"Selamat mengemban tugas negara. Kehormatan yang diberikan oleh negara ini harus dapat kalian buktikan dengan dedikasi dan semangat tinggi dalam setiap kegiatan", tambahnya.
Diakhir arahannya, Asops Panglima TNI berpesan untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu diberi kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas. " Jaga nama baik TNI, bangsa dan negara selama bertugas dan laksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai koridor yang telah ditentukan oleh PBB ", jelas Jenderal berbintang dua ini.
Terakhir Asops Panglima dengan tegas memerintahkan seluruh prajurit Kontingen Garuda TNI agar menghindari pelanggaran atau perbuatan yang dapat mencoreng nama baik negara Indonesia dan saling mengingatkan antara satu dengan yang lain, karena pelanggaran akan berdampak bukan hanya kepada satu peacekeeper saja, namun juga akan hilangnya kepercayaan dunia terhadap Indonesia pada umumnya dan TNI pada khususnya.

Posting Komentar