Keterangan foto :Aster Kasdam XII/Tpr Kolonel Arh Jama’ah membacakan sambutan
Kasdam XII/Tpr dalam Rapat Koordinasi Upsus, Tingkat Kab/ Kota Se-Provinsi
Kalbar di Hotel Mercure.
PORTAL-KOMANDO.COM,.-Pontianak, Asisten Teritorial Kasdam XII/Tanjungpura Kolonel
Arh Jama'ah menghadiri Rapat Koordinasi Upsus, Tingkat Kab/ Kota Se-Provinsi
Kalbar di Hotel Mercure Jl. A. Yani Pontianak, Rabu (27/07/2016).
Pangan merupakan komoditas penting dan strategis bagi sebuah
bangsa termasuk Indonesia, karena merupakan sebagai kebutuhan dasar manusia
yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan masyarakat. Berbagai upaya telah
diprogramkan dan dilaksanakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah
serta berbagai pihak pelaku pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan
Indonesia, dikatakan Kasdam XII/Tpr melalui Aster Kasdam XII/Tpr Kolonel Arh
Jama’ah dalam sambutannya .
Namun akibat dampak perubahan iklim atau pemanasan global
yang berkepanjangan, keterbatasan lahan pertanian yang semakin sempit disertai
dengan bencana alam, oleh karena itu upaya peningkatan produktifitas pangan
nasional belum dapat dicapai secara optimal, sehingga berdampak terhadap
ketahanan pangan di Indonesia masih
belum cukup kuat, lanjut Aster.
“Disamping berbagai langkah teknis yang terus dilakukan,
pemerintah memandang perlu untuk mengajak semua kelompok masyarakat, termasuk
Kodam XII/Tpr, bersatu padu meningkatkan ketahanan pangan di seluruh wilayah
tanah air khususnya di wilayah Provinsi Kalbar”, tuturnya
Sejalan dengan Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 pasal 7
ayat (2) butir b Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sub butir 9 “Membantu
tugas pemerintah di daerah” melalui fungsi utama pembinaan teritorial, juga
menjadi sarana bagi prajurit Kodam XII/Tpr utamanya para Babinsa untuk terus
bersama-sama dengan rakyat mengatasi permasalahan yang ada di wilayah
masing-masing termasuk di bidang pertanian.
Pelaksanaan kegiatan peningkatan ketahanan pangan oleh
jajaran Kodam XII/Tpr juga sejalan pasal 8 point d tugas TNI AD, “Melaksanakan
pemberdayaan wilayah pertahanan pangan di darat“ terutama yang terkait dengan
penyiapan potensi sumber daya alam khususnya logistik wilayah. Jajaran Kodam
XII/Tpr melaksanakan pembinaan ketahanan pangan dengan memanfaatkan sumber daya
manusia dan sumber daya alam secara
efektif, efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Pemerintah telah mencanangkan pencapaian Swasembada Pangan
Padi, Jagung dan Kedelai pada tahun 2017. Kebijakan tersebut dipopulerkan
dengan sebutan Program Upaya Khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi Padi, Jagung
dan Kedelai (Pajale) melalui program perbaikan jaringan irigasi dan sarana
pendukungnya.
Dukungan dari TNI Angkan Darat juga diperoleh dengan
ditandatanganinya MOU antara Menteri Pertanian RI dengan Kepala Staf Angkatan
Darat (KASAD) bahwa seluruh Babinsa akan membantu petani agar program
swasembada pangan ini dapat terwujud pada tahun 2017. Dukungan dari jajaran TNI
ini telah diwujudkan sejak persiapan pertanaman sampai pengawalan benih dan
pupuk. Pelatihan singkat diberikan kepada para Babinsa oleh para pakar yaitu
penyuluh, para peneliti dari Dinas Pertanian untuk memudahkan
operasionalisasi mereka di lapangan.
Aster berharap, keseriusan dan sinergi yang kuat antara TNI
dengan Distan serta semua yang terlibat agar program ini dapat tercapai sesuai
dengan target dan rencana waktu.
Hadir
dalam kesempatan tersebut Kadistan Prov Kalbar Ir. H. Haizairin, MS,
Kepala Bidang Bina Produksi Prov Kalbar dan Direktur Pupuk dan
Pestisida Dirjen PSP
Kementan DR Ir Muklizar Sarwani, M.Sc, seluruh Kepala Badan penyuluh dan
ketahanan
pangan se Kalbar, Para Kadistan Kota dan Kabupaten Se-Kalbar.

Posting Komentar