PORTAL-KOMANDO.COM,.-(Penkostrad. Senin, 6 Juni
2016). Seperti diketahui bersama,
HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan
sangat mematikan, dimana sampai dengan saat ini Papua masih menempati peringkat
ketiga teratas setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur (Sumber. P2PL Kemenkes RI
2014) dalam hal kasus penularan HIV/AIDS.
Sebagai
upaya membantu program pemerintah dalam rangka menekan laju penularan HIV/AIDS
di Papua khususnya Kabupaten Puncak Jaya. Satgas Pamrahwan Yonif Raider 509
Kostrad dibawah pimpinan Letkol Inf Beny Setiyanto sebagai Dansatgas dan Lettu
Ckm dr. Arnov Lahira Eriskan sebagai dokter satgas mengadakan kegiatan
penyuluhan kesehatan mengenai HIV/AIDS kepada siswa SMA 1 Negeri dan SMK Negeri
di Mulia. Kegiatan yang diselenggarakan ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan
Puncak Jaya dan RSUD Mulia ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan secara
dini kepada siswa-siswi SMA dan SMK Mulia tentang cara penularan dan akibat
dari HIV/AIDS.
Tidak hanya menggelar
penyuluhan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pemeriksaan darah skrining
test HIV bagi seluruh siswa-siswi SMA dan SMK Mulia dengan tujuan jika saja ada
siswa-siswi tersebut yang tertular HIV/AIDS dapat dideteksi secara dini dan
diberikan pengobatan. Hasil dari tes darah yang dilaksanakan beserta sampel
darah yang diperoleh diserahkan kepada pihak Dinas Kesehatan Puncak Jaya dan
RSUD Mulia untuk diproses lebih lanjut. “Adat istiadat masyarakat yang menjurus
ke arah pergaulan dan seks bebas sangat rentan terhadap penyebaran virus HIV
ini, rata-rata siswa dan siswi tersebut pernah melakukan hubungan seks bebas
dan berganti pasangan, dimana hal tersebut merupakan salah satu faktor resiko
tinggi penularan virus HIV/AIDS”. jelas Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Arnov
Lahira Eriskan yang memimpin langsung pelaksanaan kegiatan ini.
Menurut Bapak Tobias Arebo
selaku Kepala Sekolah SMK Mulia, kegiatan seperti ini baru pertama kali
diadakan di sekolahnya dan sangat bermanfaat bagi siswa-siswi SMK Mulia, dimana
di usianya yang merupakan masa pubertas dan telah memasuki masa produktif
adalah usia yang paling rentan dalam hal penularan HIV/AIDS. “Kami sangat
berharap banyak melalui kegiatan ini, kesadaran siswa-siswi akan bahaya besar
dari penularan HIV/AIDS akan tumbuh yang akhirnya dapat berimplikasi pada
penurunan penyebaran HIV/AIDS di Papua khususnya di Puncak Jaya”, tambah Bapak
Tobias.
“Kegiatan seperti ini merupakan
salah satu wujud pengabdian kami kepada masyarakat, karena kami selaku anggota
TNI ingin terus berbaur bersama di kalangan masyarakat dan kami berharap TNI
bisa merakyat sebab TNI adalah tentara rakyat yang berasal dari dan untuk
Rakyat,” Jelas Dansatgas. Ditambahkan Danyon, bahwa tugas TNI bukan semata mata
menjaga keutuhan NKRI, tetapi juga melakukan pembinaan kepada masyarakat,
sehingga kehadiran TNI khususnya Yonif Raider 509 Kostrad di wilayah penugasan Papua
dan Papua Barat mulai dari Sorong, Manokwari, Enarotali sampai Puncak Jaya
dapat bermanfaat banyak dan benar-benar dirasakan bagi masyarakat.

Posting Komentar