PK,.JAKARTA,.Dalam
rangka dukungan kesehatan operasi dalam penanganan keadaan kedaruratan medis
korban tempur, segenap personel militer ikuti Pelatihan Combat Lifesaver Integratif TNI di Kesatrian Hartono, Bhumi Marinir Cilandak,
Jakarta Selatan dan sekitarnya, Senin (15/05/2017)
Kegiatan yang secara resmi dibuka
oleh Inspektur Upacara (Irup) Kolonel CKM Drs. Eko Suyono, Apt., mewakili
Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, Mars., dengan Komandan Upacara
Mayor Laut (K) A. Amirudin., di Batalyon Kesehatan-2 Marinir selaku panitia
penyelenggara latihan.
Kapuskes TNI dalam sambutannya
yang dibacakan oleh Irup menyampaikan bahwa dalam perspektif sistem pertahanan
khususnya bagi personel militer, kualitas kesehatan merupakan salah satu komponen
penting dalam rangka menjaga kesiapan fisik dan mental prajurit agar dapat
mendukung setiap pelaksanaan tugas dalam rencana strategis pembangunan kesehatan
TNI.
“Meningkatkan pembinaan
kemampuan terkait dengan dukungan kesehatan operasi dipandang perlu melibatkan
personel TNI dari satuan tempur untuk dilatih menangani keadaan kedaruratan
medis korban tempur,” kata Kapuskes TNI.
Lebih lanjut dikatakan, berbagai
pengalaman di medan perang menunjukan bahwa ketika ada prajurit yang terluka, yang
paling pertama melakukan penanganan medis bagi korban tempur justru diberikan
oleh rekannya sesama prajurit sebelum petugas kesehatan datang, sehingga nyawa
korban dapat terselamatkan.
Adapun tujuan dari pelatihan
ini adalah untuk meningkatkan kemampuan prajurit TNI yang bertugas di satuan
tempur untuk dapat memberikan pertolongan pertama kegawatdaruratan di daerah
operasi maupun di daerah latihan.
Pelatihan ini diikuti para personel
non kesehatan dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU, yaitu Yonif Raider 400/Br Kodam
IV Diponegoro sebanyak 10 orang, Pasmar-1 dan Pasmar-2 sebanyak 6 orang, serta Yon
461/Paskhas sebanyak 4 orang.
Dalam laporan kesiapan latihan
yang dibacakan Komandan Batalyon Kesehatan-2 Marinir Letkol Laut (K) Hendra, W.
Sp.KK., selaku Ketua Panitia, mengatakan bahwa para peserta akan menerima beberapa
materi latihan diantaranya Bantuan Hidup Dasar, Penilaian Korban, Tanda-tanda Vital,
Penghentian Pendarahan, Evakuasi Medis, Luka Bakar, Patah Tulang, Triage
Scenario, Trauma Kepala dan Cidera Spinal, serta Gigitan Binatang Berbisa.
Sedangkan penyampaian materi akan
diberikan oleh para instruktur ilmu kesehatan terbaik Korps Marinir diantaranya
Letkol Laut (K) dr. Hendra W. Sp. KK., Mayor Laut (K) dr. Rosa Omi, S. Sp.OT., Mayor
Laut (K) A. Amirudin, Kapten Laut dr. Adillah., Kapten Laut dr. Nursito., Pelda
Rum Kuat S., dan Serma Djoko S.
Selesai upacara pembukaan
dilaksanakan foto bersama, peninjauan tenda rumah sakit lapangan dan demontrasi
bongkar pasang Tenda Rumah Sakit lapangan yang praktis dan cepat.
Hadir pada acara tersebut
Kolonel Laut (K) dr. Mariyono, B.Sc., dari Diskesal, Kadiskes Kormar Kolonel
Laut (K) dr. Gigih Imanta Jayantri, SpPD., Kolonel Kes dr. N Gatot, C.P. dari Paskhas,
Letkol Kes Eko Yulianto dari Puskesad, dan perwakilan undangan lainnya.


Posting Komentar